Vice President Enterprise Product Management Telkomsel Hanang Setiohargo menyebutkan bahwa pengembangan Software as a Service (SaaS) untuk kalangan UKM sangat dibutuhkan saat ini mengingat masih banyaknya pelaku usaha di sektor tersebut yang belum go digital.
"Terbatasnya pengetahuan dan kemampuan talenta UKM terhadap teknologi digital masih menjadi problematika yang harus dapat kita cari solusinya bersama," kata Hanang dalam keterangannya, Rabu (28/9).
Oleh karena itu, Telkomsel melihat bahwa penerapan SaaS menjadi salah satu solusi yang paling relevan karena memungkinkan siapa saja dapat membuat atau membangun platform-nya sendiri tanpa perlu melakukan instalasi server bahkan belajar bahasa pemrograman.
"Peluang inilah yang ingin Telkomsel optimalkan melalui kolaborasi yang terjalin dengan Feedloop sebagai startup yang bergerak di bidang SaaS," ungkap dia.
Telkomsel menjalin kolaborasi strategis dengan Feedloop dalam rangka pengembangan SaaS (software as a service) khusus untuk segmen usaha kecil dan menengah (UKM). Startup ini merupakan portfolio dari Telkomsel Mitra Inovasi.
Melalui kolaborasi ini, Telkomsel dan Feedloop tak hanya akan berfokus dalam pengembangan SaaS, melainkan juga meliputi pengembangan produk business to business (B2B) kedua perusahaan yang lebih luas guna memenuhi setiap kebutuhan segmen UKM.
"Kami mengembangkan platform no-code ini untuk usaha kecil dan menengah, sehingga mereka dapat membuat software berkualitas sesuai kebutuhan dengan harga yang terjangkau dan cepat. Kami berharap kolaborasi dengan Telkomsel ini dapat mengakselerasi proses implementasi dari misi kami dalam melakukan pemerataan akses digital di Indonesia," ujar CEO dan Co-Founder Feedloop Ahmad Rizqi Meydiarso.
