Aset kripto sudah menjadi fenomena banyak negara yang akhirnya melarang atau membuat undang-undang untuk mengatur aset digital yang semakin diminati. Keajaiban kripto yang harus digunakan untuk kebaikan dianggap sebagai saingan bagi lembaga perbankan dan mata uang resmi.
Oleh sebab itu, Trustlane llc telah mengembangkan Platform DBFI berdasarkan blockchain hibrida sebagai jembatan antara kripto dan uang fiat. DBFI juga sedang dipersiapkan sebagai platform publik yang menyediakan aplikasi DAPPS yang dapat terhubung dengan koin digital bank sentral.
"Trustlane menggambarkan proyek DBFI dengan satu visi yakni platform kami akan mengubah cara Anda berpikir tentang kripto," kata Direktur PT IDFC Internasional, Agus Salim dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/12).
Lebih lanjut Agus menjelaskan, Platform DBFI yakni seperti perbatasan terakhir untuk ruang kripto. Maka itu, dibutuhkan ekosistem yang luas, dan pemahaman terperinci tentang kebutuhan dan kemampuan sistem keuangan saat ini dan di masa depan.
"Platform ini akan berfungsi sebagai gateway aset digital, di mana pengguna dapat memiliki akses ke beragam aset digital dan aplikasi pendukung. Pengguna utama yang ditargetkan ekosistem ini adalah institusi keuangan, firma investasi dan korporasi," ungkap dia.
Ekosistem Trustlane akan mencakup perbankan kripto, perdagangan keuangan, valuta asing, perdagangan pialang, dan rantai pasokan melalui blockchain hibrida untuk merampingkan setiap proses.
Perlu diketahui, Trustlane llc adalah anak perusahaan dari PT IDFC Internasional yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Sementara, Trustlane llc merupakan perusahaan kripto berlisensi yang berbasis di Georgia Special Trade Zone.
