Persahabatan manusia dengan anjing rasanya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Anjing merupakan hewan yang terkenal sangat setia kepada pemiliknya. Namun, mampukah anjing bertahan hidup sendiri tanpa manusia?
Jessica Pierce dari University of Colorado sekaligus penulis “A Dog’s World: Imagining the Lives of Dogs in a World without Humans” menyatakan anjing masih mampu bertahan hidup tanpa manusia.
Hal ini karena anjing merupakan ras keturunan serigala yang masih memiliki naluri alamiah untuk berburu dan mencari mangsa, seperti dilansir dari laman LiveScience Selasa, (28/2).
Tanpa manusia, naluri anjing akan kembali pada masa saat mereka hidup sendiri dan akan berperilaku seperti hewan liar lainnya.
Namun, tidak semua jenis anjing mampu melakukan hal tersebut. Ada beberapa jenis anjing yang tidak bisa bertahan hidup di alam liar seperti anjing jenis Pug yang rentan sakit.
Pierce melihat bahwa perilaku anjing peliharaan banyak terpengaruh dari pemiliknya, seperti beberapa anjing terlatih untuk bisa buang air pada tempatnya. Anjing liar tidak punya perilaku-perilaku terlatih seperti itu dan hidup dengan lebih ‘bebas’.
Hal senada juga diungkapkan Friederike Range. Seorang profesor asal University of Veterinary Medicine di Vienna ini menyatakan bahwa makanan merupakan hal utama bagi anjing.
"Mereka tidak akan merasa kehilangan manusia selagi mereka bisa menemukan makanannya," kata Range.
Baik Pierce maupun Range sependapat bahwa anjing tidak akan menderita secara psikologis meskipun ditinggal oleh pemiliknya.
Reporter magang: Safira Tiur Margaretha
