Siswa Taruna Ngobrol dengan Mayjen Kunto Tanya Suka Duka Bertugas, Dijawab Begini

Mayjen Kunto juga menegaskan gagal menjadi komandan bagian dari duka yang pasti dialami setiap pimpinan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Siswa Taruna Ngobrol dengan Mayjen Kunto Tanya Suka Duka Bertugas, Dijawab Begini
Mayjen Kunto Arief. ©2022 Merdeka.com

Beberapa waktu lalu siswa Taruna Nusantara, Mahesa Satria Wibowo melakukan wawancara dengan Mayjen Kunto Arief Wibowo. Saat itu Mayjen Kunto masih menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad.

Mahesa melemparkan beberapa pertanyaan kepada putra Jenderal (Purn) Try Sutrisno ini. Salah satunya suka duka saat menjalankan tugas sebagai pimpinan Divisi Infanteri 3/Kostrad.

Jenderal bintang dua TNI ini menjawab dengan tegas dan lugas pertanyaan tersebut. Berikut ulasannya dilansir dari YouTube Mahesa Satria Wibowo dengan judul 'WAWANCARA EKSLUSIF SISWA SMA TARUNA NUSANTARA DENGAN PANGDIVIF 3 KOSTRAD', Kamis (14/4).

Jawaban Mayjen Kunto

Berbicara suka duka saat bertugas, Mayjen Kunto Arief mengibaratkan seperti alat. Di mana alat itu mau tidak mau harus digunakan tanpa harus mengetahui rasanya.

Artinya meski dalam bertugas itu pasti ada duka namun tetap harus dilaksanakan dengan baik. Sebab, semua itu sudah menjadi kewajiban sebagai orang yang memegang komando.

"Dukanya itu disaat tugas tidak berhasil, dukanya itu disaat memimpin tidak mampu, dukanya terkadang kita terbawa iri yang berlebihan, kita takut, kita stres, kita panik," kata Pangdam Siliwangi ini.

Tak hanya itu, Mayjen Kunto juga menegaskan gagal menjadi komandan bagian dari duka yang pasti dialami setiap pimpinan. Oleh karena itu, sebagai pemegang komando tetap berusaha melakukan tugas dengan baik.

Kemenangan Rasa Suka Saat Bertugas

Menjadi pimpinan yang berprestasi sebuah kebanggaan yang tak bisa diungkapkan. Hal itu juga disebut Mayjen Kunto sebagai rasa suka dalam tugasnya.

Selama ini Mayjen Kunto dikenal sebagai pimpinan yang berhasil menjalankan tugas. Keberhasilan itu terbukti dengan berbagai jabatan startegis yang dipercaya dipimpin olehnya.

"Sukanya maka kebalikannya, prestasi, kebahagiaan, rasa sayang terhadap satu sama lain bagian dari suka," ujarnya.

Karier

Mayjen Kunto merupakan lulusan dari Akademi Militer tahun 1992, dari kecabangan Infanteri. Setelah tamat, ia mulai meniti karier militernya di berbagai satuan Angkatan Darat.

Kariernya kian moncer dengan menduduki banyak jabatan, di antaranya:

Danton Yonif Linud 502/Ujwala Yudha

  • Danyonif 412/Bharata Eka
  • Kepala Seksi Operasi Korem 083/Baladhika Jaya
  • Danyonif 500/Raider (2010)
  • Kepala Staf Brigif 13/Galuh (2010-2012)
  • Danbrigif 6/Trisakti Baladaya (2012-2013)
  • Asops Kasdam IX/Udayana
  • Komandan Puslatpur (Pusat Latihan Tempur) di Baturaja, Sumatera Selatan (saat berpangkat Kolonel)
  • Danrem 044/Garuda Dempo di Palembang (2016)
  • Danrem 044/Garuda Dempo (2018)
  • Danpuslatpur Kodiklatad (2018-2019)
  • Danrem 032/Wirabraja (2019-2020)
  • Kasdam III/Siliwangi (2020-2021)
  • Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad (2021)
  • Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi (sejak 31 Januari 2022-sekarang)

 

Rekomendasi