Mantan Wakil Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno kini terbaring sakit dan dirawat di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD). Ada banyak sosok yang turut mendampingi.
Salah satunya yakni mertua Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Sosok purnawirawan TNI tersebut turut memberi doa mendalam.
Seperti apa momennya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Advertisement
AM Hendropriyono Jenguk Try Sutrisno
Beberapa waktu lalu, Jenderal TNI (Purn.) AM Hendropriyono berbagi momen. momen tersebut diunggahnya melalui akun Instagram pribadi @amhendropriyono.
Sosok mertua Panglima TNI sekaligus purnawirawan tersebut berbagi potret saat berkunjung ke rumah sakit tempat Try Sutrisno terbaring lemah.
"Menjenguk Jenderal TNI Purn Try Soetrisno," demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Kala itu, mantan Kepala BIN itu nampak berkunjung dengan setelan jas berwarna abu-abu. Dalam potret juga nampak, keduanya tengah berbincang meski Try Sutrisno masih terbujur lemah di atas ranjang rumah sakit.
Advertisement
Sampaikan Harapan Mendalam
Selain membagikan momen, Hendropriyono juga ikut menuliskan harapan mendalam. Dalam kutipan unggahan tertulis, sosok profesor di bidang ilmu filsafat intelijen itu menuliskan permohonan yang ditujukan kepada pengikut di akun Instagram miliknya.
Hendropriyono berharap doa mendalam bagi sosok eks Wakil Presiden sekaligus ayah dari sosok Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo. Hendropriyono secara berterus terang meminta doa kesembuhan kepada Try Sutrisno.
"Mohon doanya untuk kesembuhan beliau," sambungnya.
Namun dalam unggahan tersebut, Hendropriyono tidak menyebut lebih lanjut mengenai sakit yang diderita Try Sutrisno hingga saat ini.
Advertisement
Banjir Doa
Lantaran unggahan tersebut, Try Sutrisno seketika banjir doa. Tak sedikit yang turut memanjantkan doa mendalam bagi kesembuhan sosok purnawirawan TNI yang dikenal humanis dan penuh kehangatan itu.
"Semoga Bpk. Try Soetrisno segera diberikan kesembuhan yang sempurna," tulis akun @maikha_140512
"Cepat sembuh dan pulih pak tri,Jenderal yang murah senyum dan humanis," tulis akun @stev3738
"Semoga Bp Try Sutrisno lekas sembuh dan sehat kembali. Aamin yra," @denmase_hartulis aku
"Turut mendoakan agar Beliaunya secepatnya sembuh dan sehat kembali. Aamiin - aamiiin yra," tulis akun @mujibbu_dakwat
Advertisement
Try Sutrisno Terbaring di RS
Sebelumnya, kabar terbaringnya Try Sutrisno di rumah sakit turut diungkap mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie. Jimly baru saja menjenguk Try yang terbaring lemas di rumah sakit.
Jimly mengatakan, kondisi kesehatan mantan Panglima ABRI tersebut sudah semakin sehat. Dia mengajak seluruh warga Indonesia untuk mendoakan agar Try segera sehat.
"Alhamdulillah Bapak Try Soetrisno di RS sudah semakin sehat. Banyak memberi petuah dengan sukacita bersama bu Try. Kita doakan beliau terus sehat, petuah-petuahnya untuk bangsa dan negara selalu dibutuhkan," tulis Jimly di akun Twitternya, dikutip PulseFeed, Jumat (16/12).
Namun Jimly tak menjelaskan, sakit apa Try sehingga terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Advertisement
Profil Try Sutrisno
Try Sutrisno sempat menjadi perbincangan beberapa waktu lalu. Usai pengakuannya tidak mempunyai uang setelah purna tugas di karir kemiliterannya.
Diketahui, sebelum menjabat wakil presiden ke-6 era Orde Baru, Try Sutrisno sempat menjabat sebagai Panglima ABRI periode 1988-1993.
Karir militer pria kelahiran 15 November 1935 ini terbilang moncer. Lahir dari ayahanda seorang sopir ambulans dan ibunda ibu rumah tangga, Try Sutrisno sempat putus sekolah. Dikutip dari berbagai sumber, keputusan itu dibuat untuk membantu perekonomian keluarga. Try Sutrisno menjadi penjual rokok dan koran.
Saat usia 13 tahun, Try Sutrisno sempat menjadi 'intel' berselimut kurir. Ia ingin bergabung dengan Batalyon Poncowati dan melawan, namun tidak ada yang menganggapnya serius. Akhirnya, Try Sutrisno kecil dipekerjakan sebagai kurir.
Tugasnya, mencari informasi ke pelosok daerah yang diduduki tentara Belanda sambil mengambil obat-obatan untuk Angkatan Darat Indonesia.
Meski terbilang moncer. Try Sutrisno juga pernah menelan pil pahit kegagalan. Yakni, saat mendaftar ATEKAD (Akademi Teknik Angkatan Darat). Lulus ujian masuk, langkahnya terhenti saat pemeriksaan fisik. Namun, dewi keberuntungan masih mengiringi langkahnya. Adalah Mayor Jenderal GPH Djatikusumo yang tertarik dengan Try Sutrisno remaja dan memanggilnya.
