Kabar duka datang dari tubuh Polri. Iptu Rochmat Tri Marwoto meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Paru, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun pada Rabu (8/2). Sebelum meninggal dunia, Kanit Reskrim Polsek Wungu ini sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun.
Rochmat sendiri dikenal sebagai sosok polisi berhati mulia. Ia mengasuh puluhan anak dari keluarga kurang mampu dan menyekolahkan mereka hingga ke pendidikan tinggi. Sosok Rochmat rupanya juga memiliki kisah dan nilai tersendiri di mata Irjen Krishna Murti.
Ia mengungkapkan momen-momen yang mengingatnya kepada Rochmat. Melansir dari akun , Rabu (15/2), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Terpukau dengan Rasa Masakan
Krishna Murti menceritakan pertemuan awalnya dengan Iptu Rochmat. Saat itu, Ia tengah berkunjung ke Markas Pasukan Polri yang berdinas pada misi Perdamaian PBB di Negara Afrika Tengah.
Selama di sana, Ia selalu disajikan makanan pagi, siang dan malam oleh pasukan. Makanan yang disajikan pun selalu dimasak dari dapur pasukan yang dikepalai oleh Kepala Dapur.
"Siapa yang masak ini? Kok enak?," tanya Krishna Murti pada saat itu.
"Dimasak langsung oleh Iptu Rochmat Tri Marwoto," jawab Komandan Pasukan memberi informasi bila makanan-makanan tersebut dimasak langsung oleh Iptu Rochmat.
Advertisement
Masih Berkomunikasi
Krishna pun lantas memanggil Iptu Rochmat. Ia bertanya mengapa masakannya begitu lezat. Mengingat Rochmat adalah seorang anggota polisi namun ternyata jago masak.
"Saya punya warung di kampung pak. Dan biasanya saya yang kasih menunya di warung tersebut," ujar Rochmat diungkapkan oleh Krishna Murti."Kalau waktu senggang, saya juga biasa masakin di warung. Saya juga punya anak asuh yang dibimbing dan kami hidupi supaya mereka bisa tumbuh seperti layaknya anak-anak yang keluarganya utuh," lanjutnya.Ketika mereka kembali ke Indonesia dan pulang ke daerah masing-masing, keduanya ternyata masih tetap berkomunikasi. Meskipun hanya sesekali, bukan intens.
Advertisement
Kabar Duka
Namun takdir berkata lain, Rochmat lebih dulu meninggalkan kita semua. Rochmat meninggal dunia karena sakit. Krishna merasa begitu sedih mendengar kabar duka tersebut. Meski begitu, Ia tetap memberikan doa terbaik bagi mendiang Rochmat."Innalillahi wa innaillaihi roji’un, sungguh sedih saya mendapatkan kabar beliau wafat karena sakit," tulisnya dalam keterangan video."Selamat jalan polisi hebat. Saya pernah jadi pimpinanmu, tapi saya juga banyak belajar dari kamu tentang nilai2 kemanusiaan. Saya juga selalu mengingat senyummu saat menyajikan makanan kepada saya," ungkapnya."Salam hormat saya untuk seluruh pejuang kemanusiaan," tutupnya.
