Aset Jamsostek tembus Rp 120 triliun

Untuk menjadi BPJS, Jamsostek harus memisahkan dana yang disimpan, antara dana penyelenggara atau dana peserta.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Aset Jamsostek tembus Rp 120 triliun
ilustrasi uang. PulseFeed/dok

Hingga Maret 2012, PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) mencatatkan aset senilai Rp 120 triliun. Nilai ini meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Maret 2011).

Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan, kepemilikan aset Jamsostek didominasi oleh peserta jamsostek. Dia memaparkan, dari total aset tersebut 95 persen merupakan dana peserta dalam bentuk jaminan hari tua. Sedangkan sisanya, atau sekitar 5 persen adalah milik penyelenggara atau Jamsostek.

“Aset kita sampai Maret 2012 mencapai Rp 120 triliun, secara year on year (yoy) meningkat 15 persen,” ungkap Hotbonar di Jakarta, Rabu (4/4).

Untuk berubah menjadi BPJS, pihaknya harus memisahkan dana yang disimpan di Jamsostek, antara dana penyelenggara atau dana peserta. Menurutnya, aturan ini sudah hampir rampung dan sedang dibahas bersama BPKP (badan pengawasan keuangan dan pembangunan).

“Pemisahan aset itu memisahkan mana dana amanah milik peserta dengan dana yang milik penyelenggara karena dalam UU kan disebut dibagi 2 dan jangan dicampurkan,” tegasnya.

Rekomendasi