Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik berjanji menjaga pesan dan melanjutkan pemikiran Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo mengenai ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Pemikiran Widjajono fokus pada pengembangan energi alternatif selain bahan bakar minyak (BBM) yaitu batubara, panas bumi, dan khususnya gas bagi sektor transportasi. "BBM langka, kita harus tinggalkan, untuk transportasi gas sasarannya dan juga energi bahan bakar nabati, jadi problem pindah dari BBM ke gas, itu salah satu yang akan kami kaji dan laksanakan," tegas Jero di kantornya, Senin (23/4)
Selain itu, Jero menambahkan, Widjajono juga berpesan agar masyarakat selalu menghemat penggunaan BBM dan listrik agar subsidi energi tidak membengkak. Pesan tersebut sejalan dengan kebijakan yang akan diterapkan oleh pemerintah.
"Dalam waktu dekat, kita umumkan kebijakan pengendalian BBM dan listrik. Dulu ada konsep pembatasan, orang takut. Sekarang adanya pengendalian. Ini harus dilakukan karena kalau tidak ada pengendalian, habis kuotanya, karena kami hanya di jatah 40 juta kilo liter," pungkasnya.
Sosok Widjajono tidak pernah lepas dari persoalan ketahanan energi nasional. Jero menuturkan, Widjajono termasuk orang yang temperamental dan sulit mengendalikan emosi jika membicarakan masalah energi yang sangat dikuasainya.
"Kalau lihat di talkshow, Pak Wamen semangat sekali melawan orang-orang yang tidak mengerti minyak tapi ngomong," ujar Jero
Jero menyebut kepemimpinannya bersama dengan Guru Besar perminyakan ITB itu adalah dynamic dou yang saling melengkapi. Mantan menteri pariwisata ini mengenal sosok Wamen ESDM sebagai ahli perminyakan dan orang yang sangat mengerti serta berkompeten di bidang energi, khususnya di energi baru dan terbarukan.
