Sektor perbankan diminta mendukung kinerja investasi dalam negeri yang tengah membaik. Salah satunya adalah memainkan peran strategis dalam transaksi keuangan.
Untuk menciptakan kemudahan dan kenyamanan bagi investor asing dalam menanamkan modal di Indonesia, Bank Mandiri bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Bank Mandiri menyediakan layanan perbankan yang dibutuhkan investor untuk memaksimalkan investasi di tanah air. Semisal produk-produk treasury yang terkait dengan transaksi konversi valuta asing maupun transaksi lindung nilai (hedging) selain juga dukungan informasi proyek-proyek penanaman modal di Indonesia yang potensial bagi investor asing.
"Dengan proyeksi pertumbuhan nasional yang positif dan membaiknya rating dari lembaga pemeringkat global, Indonesia diprediksi bakal menjadi tujuan investasi sangat menarik, termasuk bagi investor asing," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini melalui keterangan tertulis yang diterima PulseFeed, Rabu (1/8).
Tentunya, lanjut Zulkifli, investasi yang diharapkan tentu dalam bentuk penanaman modal di sektor riil yang padat karya dibandingkan sektor finansial yang padat modal, namun melibatkan SDM yang terbatas.
"Oleh karena itu, ke depan kami siap untuk meningkatkan dukungan kami kepada BKPM dalam mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif," tutupnya.
