Kredit Bank Mandiri Hong Kong meroket

Transaksi trade finance Bank Mandiri Hong Kong hingga Juli 2012 mencapai USD 290 juta.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Kredit Bank Mandiri Hong Kong meroket
Bank Mandiri. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Bank Mandiri Hong Kong mencatat pertumbuhan kredit per Juli 2012 mencapai 107 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski tinggi, dari sisi kualitas diklaim tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) di angka 0 persen.

"Bank Mandiri berkembang bersama para pengusaha Indonesia yang mengembangkan bisnisnya di Hong Kong dan sekitarnya, serta para pengusaha Hong Kong yang bermitra dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia," ujar Direktur Risk Management Bank Mandiri Sentot A. Sentausa melalui berita tertulis yang diterima PulseFeed, Kamis (30/8).

Transaksi trade finance Bank Mandiri Hong Kong hingga Juli 2012 mencapai USD 290 juta. Salah satunya adalah transaksi remittance yang mencapai USD 2 miliar atau naik 155 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Selama tahun 2011, pengiriman uang yang dilakukan para pekerja migran Indonesia mencapai lebih dari Rp 140 miliar. Kami akan mengembangkan sistem dan memperkuat kantor layanan untuk mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi lagi pada tahun ini dan masa-masa mendatang," ujar Sentot.

Dari jumlah tersebut, tercatat frekuensi transaksi remittance melalui Bank Mandiri Hong Kong mencapai lebih dari 20.000 transaksi. Pengiriman uang pekerja migran Indonesia di Hong Kong dilakukan melalui kantor remittance Bank Mandiri Hong Kong yang terletak di Keswick Street Causewaybay.

Dari catatan Bank Mandiri Hong Kong, sebesar 52 persen dari total pengiriman uang ditujukan ke provinsi Jawa Timur. Sekitar 38 persen ke Provinsi Jawa Tengah dan sisanya dikirimkan ke berbagai wilayah di Tanah Air.

Rekomendasi