Dahlan bangga PT DI kebanjiran pesanan

PT DI kebanjiran pesanan 68 helikopter dan komponen pesawat Air Bus dan Boeing.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Dahlan bangga PT DI kebanjiran pesanan
Pesawat CN 235. blogspot.com

Dua perusahaan yang masuk kategori industri strategis nasional, mampu membuat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan sumringah. Setelah membanggakan PT Pindad yang kebanjiran pesanan, kini Dahlan membanggakan PT Dirgantara Indonesia (DI) dengan alasan yang sama.

Dahlan menyebutkan, PT DI mulai kebanjiran pesanan yang nilainya diperkirakan menembus RP 7 triliun. Dahlan tidak segan-segan menyebut capaian ini merupakan sejarah bagi perusahaan pelat merah tersebut.

"Belum pernah dalam sejarah PT DI mendapatkan pekerjaan sebanyak ini. Nilainya di atas Rp 7 triliun dalam 3 tahun. Pesanannya berupa 68 helikopter, bahkan sisa-sisa pesawat CN 212 itu masih yang tidak laku-laku yang dulu Merpati tidak berminat, sekarang justru tidak kebagian," jelas Dahlan ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (7/9).

Dahlan menyebutkan, pesanan tersebut didominasi oleh negara tetangga atau ASEAN dan sekitarnya. Tidak hanya itu, PT DI juga disebutkan kebanjiran orderan komponen pesawat Air Bus. Selain Air Bus, PT DI juga membuat komponen pesawat Boeing walaupun melalui pesanan Korea.

"Mereka juga mengerjakan komponen Air Bus 320, 330, 340 380 dan 350. Itu pesawat Air Bus 380 yang gagah itu bagian dari sayap itu bagian dari Bandung. Life time kontraknya selama air bus hidup. Dan Boeing juga tapi melalui Korea, " cerita Dahlan penuh semangat.

Untuk memenuhi proyek ini, Dahlan optimis PT DI akan mampu mengerjakannya, lebih lagi PT DI belum lama ini mendapatkan pinjaman dari Bank BRI sebesar Rp 1 trilun. "Pembayarannya bergerak lancar sampai hari ini pinjaman ke BRI lancar sekali," katanya.

Rekomendasi