Bank Mandiri pantau defisit neraca perdagangan

Mandiri melihat perkembangan sektor dan komoditas tertentu yang berpengaruh terhadap ekspor juga sektor kredit dan valas

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Bank Mandiri pantau defisit neraca perdagangan
bank Mandiri. PulseFeed/Arie Basuki

PT Bank Mandiri Tbk mengaku memiliki kekhawatiran terhadap defisitnya neraca transaksi berjalan akibat kinerja impor yang tinggi berbanding terbalik dengan kinerja ekspor.

"Itu kan impornya tinggi, tapi ekspornya tidak sebanding," ungkap Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala Mansyuri di Hotel Four Season, Senin (17/9).

Meskipun defisitnya semakin baik, Mandiri tetap memonitor perkembangan situasi dan kondisi neraca transaksi berjalan tersebut.

"Kalau kita, lihat komposisi apa yang bisa menyebabkan penurunan ekspornya. Itu yang dimonitornya, terus," jelasnya.

Dengan demikian, perseroan dapat melihat perkembangan atau pertumbuhan sektor dan komoditas tertentu yang berpengaruh terhadap ekspor juga sektor kredit korporasi dan valas.

"Di sektor mana saja ekspor paling tinggi terjadi, penurunan cukup dalam, tentu kita review, berapa target pertumbuhan dan di sektor mana yang jatuh," katanya.

Rekomendasi