Bank Jabar Banten (BJB) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1,19 triliun atau meningkat 24 persen dari tahun lalu.Direktur Utama BJB Bien Subiantoro mengatakan pencapaian tersebut melebihi target awal 2012 yang mematok laba tembus Rp 1 triliun. "BJB setiap tahun harus buat mild stone. Saya terkejut laba bisa mencapai hampir Rp 1,2 triliun," ungkapnya di Hotel Four Season, Jumat (8/3).Pertumbuhan kredit menjadi penyokong utama terhadap pertumbuhan laba. Sepanjang 2012, kredit BJB tumbuh 31 persen menjadi Rp 35,4 triliun atau jauh di atas pertumbuhan kredit industri yang sebesar 23,1 persen.Pertumbuhan kredit terbesar didorong pembiayaan mikro yang di atas 50 persen, yaitu 52,8 persen dari Rp 2,98 triliun menjadi Rp 4,55 triliun. Dengan program unggulan waroeng BJB. Sedangkan pertumbuhan kredit konsumer mencapai 18 persen dari Rp 19,17 triliun di 2011 menjadi Rp 22,63 triliun di akhir 2012. dan kredit komersial bertumbuh 43,9 persen dari Rp 4,4 triliun menjadi Rp 6,34 triliun.Kredit pemilikan rumah (KPR) BJB tumbuh mencapai 279,9 persen dari Rp Rp 453 miliar di 2011 menjadi Rp 1,72 triliun akhir 2012. "KPR kita sudah punya sistem yang baik, online. Kita tidak hanya tumbuh di Jabar tapi juga Jatim dan Bali," katanya.Rasio kredit bermasalah (NPL) berada di angka 4,1 persen. "Ini karena kredit kami bertumbuh pesat, dan rasio kredit bermasalah tetap dijaga di bawah 5 persen. Tahun ini target NPL 2 persen," ungkapnya.
Laba bersih BJB tembus Rp 1,19 triliun
Rasio kredit bermasalah (NPL) berada di angka 4,1 persen.
Advertisement
Rekomendasi
