Pemerintah akui Indonesia kalah bersaing dalam MEA 2015

Gita meminta seluruh pedagang mempersiapkan dari sekarang khususnya dengan menjual produk sesuai standar.

Ahmad Baiquni
Oleh Ahmad Baiquni - Reporter
Pemerintah akui Indonesia kalah bersaing dalam MEA 2015
Mendag Gita Wirjawan kunjungi pasar Tanah Abang. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan meminta masyarakat terutama pedagang untuk bersiap menghadapi datangnya Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Dia berharap para pedagang dapat menjual produk sesuai dengan standar yang telah ditetapkan agar tidak kalah dengan negara lain.

"Akhir 2015 kita menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN," ujar Gita di hadapan jamaah pengajian di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (27/10).

Gita mengatakan, prospek ekonomi ke depan terutama di negara-negara kawasan ASEAN cukup bagus. Tetapi, dia berpesan agar masyarakat tidak terlena lantaran akan terjadi persaingan yang begitu ketat.

Pasalnya, negara tetangga di ASEAN telah memiliki faktor pendukung perdagangan lebih mumpuni dibandingkan Indonesia. "Kalau terlena, kita bisa kalah. Infrastruktur mereka bagus, barang yang diproduksi mereka juga bagus," ungkap dia.

Gita mengingatkan, ketika MEA benar-benar terjadi, maka semua pedagang dari negara manapun dapat bebas keluar masuk Indonesia menjajakan barangnya. Sehingga, dia menekankan, persiapan harus dilakukan dari sekarang agar para pedagang dalam negeri tidak kalah bersaing.

"Kita masih punya waktu sekitar 2 tahun. Gunakan itu sebaik-baiknya," terang Gita.

Lebih lanjut, Gita berpesan agar para pedagang dapat terus berusaha dengan cara yang seusai aturan. "Yang penting, berdaganglah dengan jujur. Gunakan ukuran yang sudah ditetapkan dan jangan disiasati," pungkas dia.

Rekomendasi