Demi serap anggaran, KemenPU kebut perbaikan jembatan di Pantura

Jalur Pantura merupakan jalan sensitif karena dilewati banyak truk bermuatan besar.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Demi serap anggaran, KemenPU kebut perbaikan jembatan di Pantura
Demi serap anggaran, KemenPU kebut perbaikan jembatan di Pantura

Penyakit pemerintah yang gemar menyerap anggaran belanja di akhir tahun kambuh lagi. Padahal, penyerapan anggaran jika dilakukan di sepanjang tahun berjalan dapat membantu pertumbuhan ekonomi secara berkesinambungan.

Kejadian tersebut saat ini terjadi di Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Kementerian pimpinan Djoko Kirmanto itu mengaku akan segera melakukan perbaikan jembatan Pemali, Pantura untuk dapat diselesaikan pada tahun anggaran tahun 2013. Nantinya ditargetkan akan rampung pada 15 Desember 2013.

"Dikebut bukan karena Lebaran, tapi anggaran," ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto saat acara 'Capaian Kinerja Bina Marga 2013' di Hotel Amoz Cosy, Jumat (13/12) malam.

Dia menjelaskan ada serangkaian penanganan untuk setiap ruas jalan yang digunakan seperti pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rekonstruksi serta pembangunan jalan baru. "Kalau untuk di Pantura sudah pasti bukan pembangunan jalan baru," ungkap dia.

Menurutnya, beberapa pekerjaan yang termasuk pemeliharaan rutin adalah penutupan lubang kecil pada jalan dan pembersihan drainase jika ada genangan. Jalur Pantura dengan panjang 1.300 kilometer merupakan jalan sensitif karena dilewati banyak truk bermuatan besar, mulai dari Banyuwangi (Jawa Timur) hingga Tanjung Priok (Jakarta).

"Jalur Pantura sangat retan karena dilewati banyak truk bermuatan besar dengan lalu lintas dari Banyuwangi hingga Tanjung Priok," jelasnya.

Oleh karena itu pihaknya melakukan perbaikan di jalur Pantura untuk titik-titik berbeda setiap tahunnya. "Bukan karena teknologi dan uang yang tidak cukup, tapi metoda kerja yang tidak memungkinkan untuk mengerjakan sekian titik sekaligus," ungkap dia.

Rekomendasi