Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan akan melakukan betonisasi pada jalur Pantura. Hal ini agar jalan tersebut tidak cepat rusak karena selalu dilewati kendaraan bermuatan berat.Menteri PU, Djoko Kirmanto, mengatakan proses betonisasi akan dilakukan pada Maret mendatang. Pemerintah sendiri sudah mengantongi dana APBN Rp 2,1 triliun untuk proses perbaikan jalan di Indonesia."Pantura enggak bisa ditutup biasa harus diganti beton, karena tidak bisa untuk tidak dilewati truk enggak bisa. Intinya Maret jalan dan kita sapu semuanya," ujarnya saat Raker dengan komisi V di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/2).Pihaknya, lanjut Djoko, telah melakukan perbaikan jalan sejak Februari ini. Namun, pengerjaan tidak berjalan efektif lantaran hujan masih kerap terjadi."Pantura sejak awal Februari sudah melakukan tanggap darurat. Sebenarnya kita biarkan nanti bulan Maret baru kerja tetapi lubang bertambah dalam. Perbaikan itu menjadi kurang efektif, begitu dilewati truk lubang lagi. Saya ndak tahu berapa ribu yang penting ditutup," jelasnya.Djoko mengungkapkan selama ini sudah dilakukan perbaikan sementara dengan menutup lubang dengan material seperti pasir dan kerikil."Kita meminta bantuan TNI untuk memberikan kecepatan dalam pengerjaan. Jumat sore kita rapat dengan TNI AD dan Bina Marga, mulai bekerja menutupi lubang sudah. Mulai awal Maret mulai dijalankan perbaikan jalan yang permanen," jelasnya.Tidak hanya Pantura, Djoko mengaku perbaikan jalan berlubang juga sudah dilakukan di seluruh daerah Indonesia yang terkena dampak banjir. Namun, perbaikan permanen menunggu musim hujan reda."Di tempat-tempat tertentu seperti di Daan Mogot sudah dilakukan tetapi secara besar-besaran pada awal Maret. Pantura kita kerjakan sekaligus sehingga menjelang lebaran sudah selesai," jelasnya.Menurutnya, Pantura dan lintas timur Sumatera adalah tulang punggung perekonomian Indonesia sehingga menjadi prioritas utama untuk diperbaiki.
Kerap rusak, pemerintah bakal membeton jalur Pantura
Proses perbaikan akan dimulai Maret, menunggu intensitas hujan mereda.
Advertisement
Rekomendasi
