Sebagian lahan Tol Trans Sumatera dibebaskan

Ada 4 ruas yang dibebaskan tahap awal.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Sebagian lahan Tol Trans Sumatera dibebaskan
pembangunan tol. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Meskipun peraturan presiden (Perpres) penunjukan proyek Jalan Tol Trans Sumatera masih tersimpan rapi di meja presiden, proyek ini sudah menjalani tahap awal yakni pembebasan lahan untuk 4 ruas jalan tol. Kebanyakan lahan yang dibebaskan adalah lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

"Area PTPN II, III, IV ada 4 ruas yang dibebaskan tahap awal. Itu sudah lama prosesnya," ujar Deputi Bidang Industri Primer, Muhammad Zamkhani di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (13/3).

Pembebasan lahan dilakukan di sepanjang Medan-Binjai. Sebagian lahannya sudah dibebaskan. Untuk ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dikabarkan sudah dalam tahap konstruksi. Pembebasan lahan pun telah berjalan 72,41 persen atau 320,92 hektare (ha) dari PT PTPN III dan IV serta pihak swasta.

Disinggung soal dampak dari pembebasan lahan terhadap produksi PTPN, Zamkhani mengaku belum dikaji. Hanya saja jika merujuk pada pembangunan Tol Cipularang yang melewati lahan PTPN VIII, dampaknya pada kualitas teh yang dihasilkan.

"Di sana ada lalu lintasnya ke kebun teh. Dengan adanya lalu lintas kendaraan, teh agak lebih susah. Satu ada hamparan terganggu produksi, kualitas tehnya turun karena sebagian lahannya dipotong tol. Itu PTPN VIII," ungkapnya.

Sementara untuk dampak positif dari pembangunan tol tersebut, dari sisi perekonomian dapat menaikkan harga tanah. Sehingga, tol trans sumatera nantinya akan memiliki dampak yang tidak jauh dengan tol cipularang.

"Positifnya perekonomian di sekitar itu dan harga tanah naik. Artinya memang proses pembangunan tol Sumatera lama. Yang nikmati anak cucu saya," terangnya.

Untuk diketahui, Jalan Tol Trans-Sumatera direncanakan membujur mulai dari Aceh hingga Lampung. Panjangnya 2.771 kilometer dan dibagi menjadi 23 ruas yang akan dibangun bertahap sampai tahun 2025. Pengerjaan akan dimulai di empat ruas yang sudah diputuskan, yakni Pekanbaru-Dumai, Indralaya-Palembang, Medan-Binjai, dan Bakauheni-Terbanggi Besar.

Rekomendasi