Menperin lobi Menteri ESDM paksa mobil murah minum pertamax

Menperin juga akan meminta pabrikan mobil murah agar membuat nosel yang hanya cocok untuk pertamax.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Menperin lobi Menteri ESDM paksa mobil murah minum pertamax
Mobil Murah. ©2013 Merdeka.com

Menteri Perindustrian MS Hidayat ngotot menjalankan rencananya mengubah selang bensin atau nosel mobil murah. Kebijakan ini untuk memaksa mobil murah mengonsumsi pertamax atau bahan bakar dengan RON di atas 92.

Menurut Hidayat, kebijakan ini harus melibatkan Kementerian ESDM karena akan mengubah ukuran selang atau nosel premium dan pertamax di SPBU. Nosel premium nantinya dibuat lebih besar sehingga tidak muat untuk mobil murah alias LCGC.

"Kita pakai cara teknis untuk sementara. Nanti nosel itu kalau disepakati akan ada perbedaan RON 92 dan RON 90," ucap Hidayat di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (8/4).

Hidayat menyebut rencana ini sedang dikerjakan perindustrian bekerja sama dengan ESDM. Menperin juga akan meminta pabrikan mobil murah agar membuat nosel yang hanya cocok untuk pertamax. Sedangkan untuk sanksi mobil murah yang masih konsumsi premium diserahkan pada ESDM.

"Itu noselnya lagi di kerjain. Kalau sanksi nanti biarin ESDM sama Mendagri," tutupnya singkat.

Rekomendasi