Penerapan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) sudah di depan mata. Bagi sektor perbankan, penerapan MEA atau pasar bebas ASEAN harus disikapi dengan pelbagai langkah strategis untuk menghadapi bank-bank asing yang bersiap menyerbu pasar keuangan nasional.
Komisaris Independen Bank Mandiri Anton Gunawan memandang, perbankan nasional harus diperkuat agar tidak kalah dari bank asing. Rencana akuisisi Bank BTN disebut-sebut sebagai salah satu langkah strategis.
Anton sekaligus meluruskan pernyataan sebelumnya. Sebagai komisaris baru di Bank Mandiri, Anton menambahkan, dirinya akan mendukung upaya penguatan Bank Mandiri agar bisa menjadi bank BUMN kuat dan mampu unggul di ASEAN, terutama dalam menghadapi pasar bebas ASEAN.
Anton menjelaskan, bank memiliki sumber likuiditas beragam untuk membiayai kredit, selain deposito atau tabungan, misalnya obligasi. Beberapa bank juga telah menggunakan strategi ini untuk memperkuat likuiditas dan menopang ekspansi kreditnya seperti Bank Danamon dan BTN.
Kedua bank tersebut memiliki Loan To Deposit Ratio (LDR) di atas 100 persen. Sementara LDR selama ini selalu digunakan sebagai acuan likuiditas perbankan. "LDR biasanya menjadi ukuran likuiditas untuk bank-bank tertentu. Bank Danamon memiliki LDR 120 persen tapi likuiditasnya tidak mengkhawatirkan," kata Anton.
