BUMN-BUMD dan swasta perlu sinergi untuk Indonesia Incorporated

Selama ini belum terjalin koordinasi apik antara BUMN-BUMD dengan perusahaan swasta.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
BUMN-BUMD dan swasta perlu sinergi untuk Indonesia Incorporated
gedung bertingkat kawasan scbd. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong BUMN dan BUMD untuk bersinergi dengan perusahaan swasta dalam negeri dalam upaya menggenjot pertumbuhan ekonomi Tanah Air. Sinergisitas juga diperlukan untuk menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Kita memerlukan integrasi perencanaan sehingga tercipta one program," ujar Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto saat diskusi dengan tema 'Sinergisitas BUMN - BUMD - KADIN' di JCC, Jakarta Pusat, Selasa (22/7).

Suryo mengakui, selama ini belum terjalin koordinasi apik antara BUMN-BUMD dengan perusahaan swasta. "Juga karena sehubungan tantangan masa depan, belum lagi berbenah dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di mana Indonesia harus bekerja sama dengan sejumlah negara ASEAN," tuturnya.

Sementara itu Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Daerah/Bulog, Natsir Mansyur menambahkan dengan mempercepat pembangunan industri, maka akselerasi pergerakan ekonomi daerah dapat tumbuh.

"Khususnya industri yang mengelola sumber daya alam agar memiliki nilai tambah," ucapnya.

Natsir menambahkan, para pelaku ekonomi, termasuk di dalamnya BUMN dan BUMD serta perusahaan swasta memiliki peran penting serta posisi strategis dalam perekonomian nasional maupun daerah agar dapat terbentuknya 'Indonesia Incorporated.'

"Potensi sumber daya alam di daerah sangat besar tetapi belum dikelola dengan baik, sehingga diperlukan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha," tandasnya.

Rekomendasi