Pengusaha sekaligus pemilik MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengakui tertarik untuk mengakuisisi saham salah satu anak usaha group Lippo, PT Link Net. HT sapaan akrabnya menyebut hingga saat ini pihaknya masih menimbang harga yang cocok untuk menyelesaikan proses akuisisi ini.
"Tidak boleh kasih komentar. Dengan harga yang cocok, kita pasti tertarik," ujarnya di Gedung MNC, Jakarta, Senin (27/7).
Direktur PT Global Mediacom Tbk (BMTR) Oerianto Guyandi menambahkan perusahaan masih memiliki minat untuk rencana akuisisi tersebut, namun apabila harga saham Link Net masih terlalu tinggi perusahaan tidak mau mengambil risiko.
"Link Net karena transaksi ada kerahasiaan. Tetapi kalau ditanya minat asalkan harganya masuk akal di kita tetapi harga tinggi kami tidak beli," jelas dia.
Sebelumnya, beredar kabar jika perusahaan milik taipan kaya Hary Tanoesoedibjo melalui MNC Group akan mengakuisisi salah satu anak usaha group Lippo yakni PT Link Net Tbk. (Link Net). Namun, kabar itu sempat dibantah oleh Dicky Setiadi Moechtar, Sekretaris Perusahaan Link Net.
Di beberapa kesempatan di media, dirinya mengatakan hingga saat ini, perseroan tidak memiliki informasi terkait rencana akuisisi MNC Group atas saham Link Net.
Kabar ini berhembus manakala saat itu MNC tengah menyiapkan dana investasi US$ 400 juta untuk ekspansi infrastruktur Internet Protocol Television (IPTV) miliknya. Melihat strateginya itu, sudah barang tentu MNC harus melakukan akuisisi perusahaan provider internet.
Nah, dikabarkan Link Net yang akan diakuisisi. Jika memang ternyata betul adanya Link Net akan diakuisisi oleh MNC, maka Link Net akan memperkuat bisnis broadband MNC yang bernama MNC Play Media. Sayangnya, isu ini masih ditutup rapat-rapat oleh kedua belah pihak.
