Harga daging ayam capai Rp 40.000 per kg, pedagang di Bandung mogok jualan

Sejumlah pedagang ayam yang tergabung dalam Persatuan Pasar dan Warung (PESAT) Jawa Barat memutuskan untuk melakukan aksi mogok jualan selama tiga hari. Hal ini dikarenakan harga daging ayam yang terus meroket mencapai Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Harga daging ayam capai Rp 40.000 per kg, pedagang di Bandung mogok jualan
daging ayam. ©2012 Merdeka.com

Sejumlah pedagang ayam yang tergabung dalam Persatuan Pasar dan Warung (PESAT) Jawa Barat memutuskan untuk melakukan aksi mogok jualan selama tiga hari. Hal ini dikarenakan harga daging ayam yang terus meroket mencapai Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.

Dasar aksi ini dilakukan karena menilai harga yang berlaku tidak sesuai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tahun 2015 yang menyebutkan bahwa maksimal harga daging ayam di tingkat peternak hanya Rp 20.000/kilogram.

Ketua PESAT, Iim Ruhimat mengatakan mogok jualan akan dilakukan mulai Jumat (19/1) pukul 05.00 sampai Minggu (21/1). Rencana itu sudah disampaikan kepada pihak terkait hingga Presiden Joko Widodo.

"Saya menduga ada permainan harga di tingkat perusahaan peternak ayam," ucapnya saat dihubungi, Rabu (17/1).

Iim menilai, pemerintah sudah seharusnya bertindak dan menegur para pengusaha di tingkat peternak. Jika terus dibiarkan, maka bisa jadi suasana akan makin panas. Padahal di antara keduanya adalah mitra.

Pengurus Persatuan Pedagang Pasar Atas Cimahi, Kurnia juga mendukung rencana mogok jualan tersebut. Menurutnya, situasi yang ada saat ini memang diharuskan untuk mogok jualan. Selain itu, berkurangnya jumlah pasokan kepada pedagang juga jadi permasalahan tersendiri.

"Sekarang daging ayam sudah dijual antara Rp 38.000 sampai Rp 40.000 per kilogram dari harga normal Rp 30.000 per kilogram," terang Kurnia.

Rekomendasi