Kemendag: Lewat RCEP Peluang Indonesia jadi Negara Maju Semakin Besar

Donna Gultom menyebutkan, peluang itu besar tercipta karena Indonesia dilihat oleh negara lain, khususnya kawasan ASEAN, sebagai negara yang memiliki karakter good faith, yakni dapat dipercaya dalam perundingan-perundingan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemendag: Lewat RCEP Peluang Indonesia jadi Negara Maju Semakin Besar
Pelabuhan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Direktur Perundingan ASEAN Kementerian Perdagangan, Donna Gultom menilai kerja sama Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) akan menjadi salah satu peluang bagi Indonesia untuk menumbuhkan kondisi perekonomiannya dan menjadi negara maju. Perundingan yang dibahas sejak tujuh tahun lalu tersebut diharapkan menjadi pintu bagi Indonesia memperluas pasar ekspor dan menyerap semakin banyak investasi.

"RCEP peluang kita ke depan untuk maju, jadi harus segera disiapkan. Perundingan ini kita kawal betul dari hari pertama sampai terakhir, apa yang harus kita jaga kita tahu. Proses itu sudah kita edukasi tujuh tahun ini. Jadi dalam kajian disebut ada potensi dan ada ancaman. Tapi bagaimana ancaman itu berkurang dan yang kita dapatkan lebih banyak," ujarnya di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (20/11).

Donna Gultom menyebutkan, peluang itu besar tercipta karena Indonesia dilihat oleh negara lain, khususnya kawasan ASEAN, sebagai negara yang memiliki karakter good faith, yakni dapat dipercaya dalam perundingan-perundingan.

"Kesimpulan saya dalam tujuh tahun berunding, Indonesia dinilai sebagai negara yang punya masalah, sensitivitas, tapi punya komitmen untuk perbaiki diri sehingga bisa dipercaya. Mudah-mudahan ke depan negara kita menjadi menarik untuk investasi, terutama dari luar negeri," paparnya.

Indonesia Harus Manfaatkan Peluang RCEP

Maka itu, lanjut Donna Gultom, Indonesia harus memanfaatkan peluang tersebut dengan mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi RCEP. Pemerintah akan terus mendorong sektor industri, khususnya industri dengan teknologi tinggi, tumbuh kembang sehingga memiliki nilai tambah yang lebih baik lagi.

"Mudah-mudahan kita jaga terus ini dan bangun terus kesiapan kita. Kalau sektor industri kita maju berkat investasi yang masuk, ini peluang bagi tumbuhnya industri baru yang memanfaatkan outsource dari beberapa negara kawasan RCEP. Kalau kita tidak dapat menarik investasi, kita tidak akan mendapatkan apa-apa," tandasnya.

Rekomendasi