Tips Menabung Buat Beli Rumah Meski Gaji Pas-Pasan

Memiliki rumah sendiri menjadi impian banyak orang, terutama generasi muda. Namun tak jarang mewujudkan mimpi membeli rumah sendiri rasanya sangat sulit. Apalagi harga properti makin tahun makin naik, sementara pendapatan tidak banyak mengalami peningkatan.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Tips Menabung Buat Beli Rumah Meski Gaji Pas-Pasan
Perumahan. istimewa ©2020 Merdeka.com

Memiliki rumah sendiri menjadi impian banyak orang, terutama generasi muda. Namun tak jarang mewujudkan mimpi membeli rumah sendiri rasanya sangat sulit. Apalagi harga properti makin tahun makin naik, sementara pendapatan tidak banyak mengalami peningkatan.

Namun jangan khawatir, menabung bisa menjadi salah satu solusi untuk memiliki hunian impian. Meski gaji pas-pasan, Anda tetap bisa membeli rumah dengan beberapa tips berikut ini yang dilansir dari rumah123.com

1. Bulatkan Tekad untuk Beli Rumah Impian

Mewujudkan impian membeli rumah tidak bisa terwujud bila Anda tidak memiliki niat yang sungguh-sungguh. Sebab jika tidak membulatkan tekad, Anda akan mudah tergoda dan menunda karena berbagai alasan.

Tak lupa, niat ini harus diiringi dengan rencana keuangan yang detail. Merencanakan keuangan bisa menjauhkan Anda dari berbagai pengeluaran yang kurang efisien. Sehingga Anda akan semakin bijak menggunakan uang.

2. Punya Dua Rekening

Anda disarankan memiliki rekening terpisah dari yang biasa digunakan. Sebaiknya memisahkan rekening yang digunakan untuk keperluan sehari-hari dan membeli rumah. Hal ini sangat berguna untuk mengontrol pengeluaran secara spesifik.

Bila sudah memiliki rekening terpisah, Anda tetap harus memberikan pengawasan yang ketat. Alokasikan sejumlah dana untuk membeli rumah dengan disiplin agar bisa memenuhi target. Lebih bagus lagi jika dana yang disimpan lebih dari minimal yang harus disisihkan.

3. Sudah Gajian, Lekas Menabung!

Setelah menerima gaji atau pendapatan, disarankan langsung menyisihkan untuk tabungan membeli rumah. Sisihkan 20 persen dari pendapatan setiap bulan.

Simpan uang tersebut ke rekening terpisah dari rekening yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari. Tujuannya, agar Anda konsisten menyisihkan uang untuk membeli rumah.

Bila menabung diakhir bulan, dikhawatirkan jumlahnya tidak konsiten karena sisa dari pengeluaran biaya konsumsi.

4. Boleh Investasi di Jenis yang Tepat Guna

Investasi bisa menjadi cara yang Anda gunakan untuk mendapatkan tambahan pendapatan. Namun, sebelum memilih intrumen investasi, sebaikanya Anda pahami jenis-jenis investasi hingga kelebihan dan kekurangannya.

Setelah itu, Anda bisa memilih jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan target Anda, misalnya emas atau loam mulia, reksadana, deposito dan sebagainya. Namun, bila masih memiliki keraguan, disarankan konsultasi dengan jasa profesional untuk mendapatkan solusi terbaik.

5. Lunasi Utang dan Gaya Hidup Hemat

Agar bisa membeli rumah, sebaiknya Anda menghindari memiliki utang dalam bentuk apapun. Sehigga bisa fokus untuk menabung demi membeli rumah.

Selain itu Anda disarankan melakukan penghematan yang dimulai dari hal-hal kecil. Untuk itu, penting sekali memiliki perencanaan keuangan bulanan. Cara ini bisa memangkas berbagai pengeluaran yang kurang efektif.

Pola hidup hemat juga harus dilakukan dengan komitmen yang jelas. Namun pola hidup hemat ini jangan sampai menyiksa diri Anda.

6. Beli Rumah lewat Program Tabungan Perumahan Rakyat

Pemerintah melalui BP Tapera menawarkan program memiliki rumah dengan sistem tabungan pembiayaan. Program ini telah dicanangkan sejak tahun 2020 melalui PP Nomor 25 tahun 2020. Regulasi tersebut menjelaskan beberapa kriteria yang dibuat pemerintah dan setiap masyarakat yang bekerja wajib menjadi peserta Tapera.

Besaran iuran yang dibebankan ke peserta setiap bulannya, yakni sekitar 3 persen dari pendapatan Anda. Namun jika Anda pekerja swasta, pihak perusahaan atau pemberi kerja akan menanggung besaran simpanan sekitar 0,5 persen dan pekerja 2,5 persn.

Iuran tersebut otomatis terpotong dari gaji tiap bulan. Kemudian perusahaan wajib menyetorkan dana setiap tanggal 10 ke rekening Dana Tapera. Sebaliknya untuk pemilik usaha atau peserta mandiri, wajib membayar penuh iuran yang sudah ditetapkan.

7. Ikut Program KPR Khusus Milenial

Anda juga bisa mencoba membeli rumah dengan mengikuti program yang khusus yang ditawarkan bank atau pihak lain. Cara ini bisa jadi langkah terakhir agar Anda bisa konsiten menabung untuk punya rumah sendiri.

Biasanya pihak perbankan atau pemilik program akan menyesuaikan tabungan atau cicilan sesuai dengan kemampuan Anda dengan masa tenor tertentu.

Untuk bisa ikut program ini Anda harus memastikan tidak masuk dalam daftar hitam (blacklist) dari bank. Sebab hal ini bisa menjadi penentu persetujuan pengajuan KPR dari pihak bank.

Rekomendasi