Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membeberkan daftar penerima yang berhak memperoleh subsidi kendaraan motor listrik senilai Rp7 juta. Program insentif bantuan kendaraan listrik ini akan dijalankan pada 20 Maret 2023.
Airlangga menyebut, bantuan subsidi motor listrik senilai Rp7 juta ini diprioritaskan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan penerima bantuan sosial (bansos). Antara lain mereka yang terdaftar sebagai program Bantuan Subsidi Upah (BSU).
"Subsidi listrik ini ditujukan ke UMKM yang menerima subsidi upah," katanya saat membuka acara Gaikindo Jakarta Auto Week (GAJW) di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (10/3).
Selain itu, program subsidi motor listrik juga terbuka bagi penerima subsidi listrik. Yakni, pelanggan PLN dengan daya 450 VA hingga 900 VA. Program ini juga terbuka bagi masyarakat penerima bansos lainnya.
Advertisement
"Jadi, (insentif kendaraan motor listrik) ini terbatas kepada mereka yang dapat bantuan pemerintah," ungkapnya.
Airlangga menyampaikan, kuota program subsidi kendaraan motor listrik tahun ini mencapai 250.000 unit. Rinciannya, 200.000 unit untuk pembelian motor listrik baru dan 50.000 unit untuk konversi.
"Seperti kemarin diumumkan Menperin (Agus Gumiwang) Rp7 juta per unit untuk 200 ribu unit kendaraan baru dan konversi 50 ribu unit," pungkasnya.
