Erick Thohir Izinkan Dirut BUMN Bawa Pistol Air: Buat Lucu-lucuan, Biar Seger

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkelakar akan mengizinkan Direktur Utama BUMN membawa senjata api. Meski demikian, senjata api yang diizinkan Erick Thohir ialah jenis pistol air.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Erick Thohir Izinkan Dirut BUMN Bawa Pistol Air: Buat Lucu-lucuan, Biar Seger
Erick Thohir. Siti Ayu Rachma ©2023 Merdeka.com

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berkelakar akan mengizinkan Direktur Utama BUMN membawa senjata api. Meski demikian, senjata api yang diizinkan Erick Thohir ialah jenis pistol air.

Candaan ini merespon insiden meletusnya senjata api milik salah satu Direktur Utama BUMN di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (17/4). Polisi menyebut pistol yang meletus tersebut milik Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara.

"Kalau pistol air boleh kali. Buat lucu-lucuan biar seger," ujar Erick kepada awak media di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dikutip Kamis (20/4).

Pasca insiden tersebut, Erick Thohir akan menjatuhkan sanksi terhadap Direktur Utama BUMN yang kedapatan membawa pistol di Bandara Makassar tersebut. Menurutnya, dalam aturan yang berlaku seorang Dirut BUMN tidak diperkenankan untuk membawa senjata api.

"Ya pasti dong (menjatuhkan sanksi), ada black and white nya (aturan)," ungkapnya.

Apalagi, lanjut Erick, posisi sekelas Menteri BUMN tidak diperkenankan untuk membawa senjata api. Sehingga, para Direktur Utama perusahaan negara diminta untuk kooperatif terhadap ketentuan yang berlaku.

"Kan tadi saya bilang Menterinya aja nggak bawa pistol. Masa (Dirut) mau ketemu rakyat bawa pistol, ketemu rakyat harusnya ngelayani, masa bawa pistol," ucapnya.

Erick mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut terkait sosok Direktur Utama BUMN yang kedapatan membawa pistol tersebut. Termasuk kabar yang mengarah kepada Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara sebagai terduga pemilik senjata api tersebut.

"Belum, belum, saya belum tahu," pungkasnya.

Polisi: Senjata Api Meletus di Bandara Makassar Milik Dirut PT Berdikari

Sebelumnya, Pihak kepolisian akhirnya angkat bicara terkait insiden pistol meletus milik Direktur Utama BUMN di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada pada Senin (17/4/2023). Kejadian itu sempat membuat heboh calon penumpang lain dan petugas yang berada di area check in.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana menyebutkan bahwa pistol tersebut adalah milik Direktur Utama PT Berdikari, Harry Warganegara.

"Iya betul milik dia," kata Komang kepada Liputan6.com, Rabu (19/4).

Kejadian itu bermula kala dirut BUMN yang bergerak di bidang peternakan terintegrasi itu hendak check in di Counter 16 Citilink. Harry menyerahkan barang bawaannya kepada protokoler bandara untuk diperiksa.

"Jadi yang bersangkutan ini menyerahkan barang bawaannya kepada protokoler bandara," jelas Komang.

Namun, saat protokoler tersebut memeriksa senjata dan mengosongkan magazen, tak sengaja pistol milik Harry terjatuh. Saat terjatuh, pistol tersebut kemudian meledak.

"Waktu dikosongkan pistolnya jatuh dan meledak," ucapnya.

Rekomendasi