PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar serangkaian acara khusus untuk mendekatkan diri kepada nasabah. Dua kantor cabang utama, yaitu BNI Jakarta Pusat (JPU) dan Kramat, dipilih sebagai tempat kunjungan oleh Direksi BNI.
Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, menyapa langsung para nasabah dari berbagai segmen, mulai dari nasabah retail hingga BNI Private, sambil menyerap aspirasi dan masukan mereka.
"Apa yang disampaikan nasabah akan menjadi masukan bagi kami untuk memberikan yang lebih baik lagi di masa depan," ungkap Putrama di Jakarta, Selasa (8/7).
Selain berfokus pada nasabah, Putrama yang didampingi oleh Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies, juga menyapa para pegawai cabang. Suasana kekeluargaan sangat terasa dalam acara tersebut.
Momen ini menunjukkan komitmen BNI untuk tetap menjaga hubungan personal di tengah proses transformasi digital yang terus berkembang di dunia perbankan. Langkah ini sekaligus dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun perusahaan ke-79.
Di lokasi yang berbeda, Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar, bersama Direktur BNI, Rian Eriana Kaslan, juga melakukan kegiatan serupa dengan mengunjungi kantor cabang dan berinteraksi dengan nasabah serta pegawai.
Perusahaan menegaskan posisinya sebagai mitra terpercaya masyarakat dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan serta membuka akses menuju masa depan yang lebih cerah. Alexandra juga menyampaikan harapannya agar nasabah bisnis terus berkembang dan seluruh pegawai BNI memiliki semangat tinggi dalam menghadapi tantangan.
Advertisement
Apresiasi Nasabah
Dalam rangka merayakan momen spesial, BNI memperkenalkan program undian nasional yang dinamakan Rejeki Wondr BNI sebagai ungkapan terima kasih kepada nasabah setia. Program ini melambangkan penghargaan atas kepercayaan yang telah terjalin dengan baik selama ini.
BNI berharap bahwa perayaan ulang tahun ke-79 ini dapat menjadi awal yang baik untuk memperkuat ikatan emosional dengan nasabah, memperluas akses keuangan, serta meningkatkan kontribusi terhadap ketahanan ekonomi nasional. Dengan terus berinovasi, BNI siap untuk melangkah lebih maju bersama masyarakat Indonesia.
Advertisement
Pembiayaan Hijau BNI mencapai Rp13,37 triliun
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI terus berkomitmen untuk mendukung transisi energi di Indonesia. Sampai Mei 2025, total pembiayaan hijau yang dimiliki perusahaan mencapai Rp13,37 triliun, yang setara dengan 18,19 persen dari keseluruhan portofolio kredit hijau BNI.
Pertumbuhan ini meningkat sebesar 2,9 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year-to-date/YtD).
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan bahwa peningkatan pembiayaan hijau ini didorong oleh ekspansi BNI dalam proyek-proyek energi bersih, seperti pembangkit listrik tenaga surya, tenaga angin, tenaga air, dan biogas.
"Sebagai bagian dari strategi berkelanjutan BNI untuk mengelola eksposur terhadap sektor dengan intensitas karbon tinggi, kami terus mengurangi porsi pembiayaan untuk sektor migas dan batubara. Sebaliknya, pembiayaan untuk sektor energi terbarukan terus kami tingkatkan," kata Okki.
Melihat ke depan, BNI optimis terhadap potensi pembiayaan di sektor energi hijau. Hal ini sejalan dengan kebutuhan global dan nasional untuk energi yang lebih bersih dan efisien, serta dukungan dari kebijakan pemerintah, seperti peta jalan Net Zero Emission 2060 dan taksonomi hijau yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
