Usai menyelesaikan pembuatan film berjudul TUYUL dengan genre horor, Fajar Siddiq harus menurunkan berat badannya secara drastis demi film berikutnya. Meski syuting baru dimulai bulan depan, perjuangan Fajar telah dimulai sejak bulan lalu.
"Ceritanya gue jadi penderita narkoba, badan harus lebih kurus lagi. Jadi badan gue tuh bener-bener yang kaya pemake gitu, kurus sekurusnya, ancur seancurnya. Kalau badan yang sekarang kan masih gemuk. Demi film ini, gue harus nurunin berat badan sekitar 20 kilo selama 2 bulan. Kalo sekarang udah turun, sekitar 10 kilo. Tinggal 10 kilo lagi," ungkap pria kelahiran 8 Mei 1989 saat media visit ke kantor KapanLagi.com® beberapa waktu yang lalu.
Menurunkan berat badan seperti itu bukanlah hal mudah, karena Fajar harus menahan nafsu makan dan banyak berolahraga untuk membakar kalori. Semua pola makannya diatur, hingga sempat sakit. Namun ini ia lakukan karena ia suka dengan perannya.
"Gue seneng dengan peran ini dan memang gue pengen nyoba aja, dengan karakter seperti itu, tantangan banget dan pengen nyari pengalaman baru. Untuk mengetahui gimana itu pemakai narkoba, gue mempelajari barang-barang haram itu di Youtube jenis-jenis barangnya apa aja," lanjutnya.
Mendadak menjadi semakin kurus dari hari ke hari tentu membuat orang-orang di sekitarnya khawatir. Fajar pun menyadari hal ini, tapi tak ingin mundur dari perannya.
"Banyak yang protes pastinya, kalo kekurusan jelek lah atau apalah, tapi kan usai film ini bisa dinaikin lagi badannya. Nggak ngerasa aneh sih kalo gue sendiri, anehnya paling ke baju aja ukurannya jadi kecil, jadi baju yang kemarin-kemarin itu diumpetin dulu," pungkasnya.
(kpl/ami/rzm)
