Lingkaran setan kabut asap buat Indonesia terus ditekan Malaysia

Pekan lalu menteri Malaysia menuntut pemerintah RI segera memadamkan asap di Sumatera

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Lingkaran setan kabut asap buat Indonesia terus ditekan Malaysia
Kabut asap di Palembang. ©2014 Merdeka.com

Sejak Juli lalu kabut asap mulai menyelimuti kawasan di Sumatera, terutama di Provinsi Riau dan hingga kini kondisinya makin parah.Malaysia yang posisi geografisnya dekat dengan Riau juga terkena kabut asap dari Indonesia.Saban tahun warga di kawasan Riau dan sekitarnya harus menderita akibat kabut asap. Sebagian warga mengalami infeksi saluran pernapasan (ISPA) akibat hidup dibekap asap. Lingkaran setan ini dikhawatirkan bisa menjadi bom waktu yang mempengaruhi hubungan Malaysia dan Indonesia.Pekan lalu Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Malaysia, Wan Junaidi, meminta pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan untuk memadamkan api kebakaran supaya asapnya tidak meluas ke kawasan.Situs Asia One melaporkan, Kamis (27/8), Menurut Wan Junaidi dia sudah mengirimkan surat pernyataan permohonan itu kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya pada Senin lalu.Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (4/9) mengatakan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat akan meninjau langsung lokasi kebakaran yang menyebabkan asap di Riau.Kapan presiden akan datang ke Riau?


"Dalam waktu dekat, besok atau lusa ke Riau, tapi tentu kita harus perhitungkan tentang visibility di sana," jelasnya.Syamsul menambahkan, saat ini terdapat 362 titik api di Pulau Sumatera dan 365 titik api di Pulau Kalimantan.Dua hari lalu muncul pesan berantai melalui ponsel berisi surat protes warga kepada Presiden Jokowi karena asap di Riau.Selang sehari kemudian ada surat terbuka dari warga Riau yang memohon bantuan kepada Perdana Menteri Malaysia Najib Razak untuk memadamkan asap di Riau. Surat terbuka itu secara tidak langsung seolah menyindir pemerintah Indonesia yang selama ini tak berdaya mengatasi kabut asap. Tapi dari sisi lain, surat itu juga memperlihatkan betapa warga sudah sedemikian putus asa hingga meminta bantuan kepada negara tetangga. Terlepas pelaku pembakaran itu diduga dilakukan oleh perusahaan Malaysia atau bukan, kalau sudah sampai begini rasanya ketegangan hubungan kita dengan Malaysia akan terjadi lagi seperti tahun lalu. Gara-gara asap bom waktu bagi hubungan Indonesia-Malaysia bisa terulang lagi.

Rekomendasi