Advertisement
Fosil Misterius Bersisik Ditemukan di Pinggir Sungai, Ternyata Bukan Sisik Hewan
Seorang pemburu fosil menemukan fosil bersisik aneh dan misterius saat berjalan-jalan di sungai di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.
Advertisement
Batu Bersisik
Tristen Klavenga menemukan sebuah batu di sisi sungai yang seluruh permukaannya dipenuhi sisik.
Advertisement
Pohon Purba?
Awalnya, Klavenga mengira itu semacam palem atau pohon purba. Dia lalu mengamati lebih lanjut batu aneh tersebut dan meminta pendapat teman-temannya.
"Saya enggak terlalu meragukan kalau itu bisa jadi jejak fosil dari sisik ikan," kata Klavenga kepada Newsweek. "Kelihatannya sangat bersisik." Sumber: Newsweek
Klavenga mengatakan, dia telah mendatangi lokasi itu ratusan kali tapi belum pernah menemukan fosil tersebut sebelumnya. Menurutnya, fosil bersisik itu baru ditemukan setelah musim hujan yang membersihkan lumpur dan permukaan batu sehingga fosil tersebut bisa terlihat. Foto: Dok pribadi Tristen Klavenga
Advertisement
Klavenga membagikan foto tersebut di media sosial, Reddit. Tujuannya, untuk melihat pendapat para pengguna media sosial terkait temuannya tersebut. Foto: Tristen Klavenga
Advertisement
Pohon Purba
Beberapa pengguna mengidentifikasi batu bersisik itu sebagai Lepidodendron, jenis pohon yang telah punah. Pohon ini hidup di Bumi sekitar 300 juta tahun lalu.
Advertisement
Benua Pangea
Pada masa itu, 300 juta tahun lalu, Amerika, Afrika, dan Eropa masih menyatu menjadi "superbenua" yang disebut sebagai Pangea. Karena itu, fosil Lepidodendron dapat ditemukan di semua benua ini.
Advertisement
Lepidodendron
Menurut Badan Taman Nasional Amerika Serikat, Lepidodendron atau juga dikenal dengan nama "Pohon Sisik" tumbuh sampai setinggi hampir 31 meter dan lebar 2 meter. Pohon ini tumbuh tegak seperti batang panjang tidak bercabang dengan gugusan daun seperti jarum di ujungnya. Saat tumbuh, tanaman akan merontokkan daun dari bagian batangnya yang lebih tua, meninggalkan bekas luka seperti sisik yang khas di belakang tempat daun itu pernah tumbuh.
Klavenga, seorang pemburu fosil berpengalaman, mengatakan dia kaget dengan bentuk dan awetnya pohon ini. "Saya telah melihat jejak fosil-fosil ini puluhan kali, tetapi betapa awetnya fosil ini saya belum pernah lihat sebelumnya," jelas Klavenga. "Saya telah mengumpulkan fosil sejak anak-anak dan daya tarik serta minat saya tidak pernah surut. Memikirkan bahwa Anda mungkin menjadi orang pertama yang melihat kehidupan ini sejak periode Carboniferous cukup menakjubkan," lanjutnya.
