Kemewahan Nanas, Cuma Jadi Pajangan & Identitas Kelas Atas

Sejarah panjang nanas, dari buah kerajaan yang dinikmati hingga disewakan.

stella maris
Oleh stella maris - Reporter
Kemewahan Nanas, Cuma Jadi Pajangan & Identitas Kelas Atas
Kemewahan Nanas, Cuma Jadi Pajangan & Identitas Kelas Atas (Merdeka.com)

Kalau ingat nanas, hal apa yang pertama terbersit dipikiranmu?

Kalau ingat nanas, hal apa yang pertama terbersit dipikiranmu?
Dok. Istimewa

Yup, buah ini selalu jadi bahan utama dalam pembuatan nastar atau isian rujak. Beberapa menu olahan juga menggunakan nanas sebagai melezatkan makanan.

Rasa asam dan manis nanas kini dapat dinikmati orang di seluruh dunia. Nah, jika dilihat dari sejarahnya, nanas populer ketika Christopher Colombus menemukannya di Brazil pada 1493.

Rasa asam dan manis nanas kini dapat dinikmati orang di seluruh dunia. Nah, jika dilihat dari sejarahnya, nanas populer ketika Christopher Colombus menemukannya di Brazil pada 1493.
Dok. Istimewa

Saat itu, Colombus belum mengenal nanas sesuai namanya. Dia hanya melihat nanas sebagai buah eksotis karena memiliki mahkota. Konon Colombus pertama kali membawa nanas ke Spanyol dan mempersembahkan ke kerajaan. Selama itu, nanas menjadi buah sarapan rutin keluarga kerajaan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kemudian Nanas mencapai ke India melalui pedagang Portugis sekitar tahun 1550.

Kemudian Nanas mencapai ke India melalui pedagang Portugis sekitar tahun 1550.
Dok. Istimewa

Jelang akhir abad ke-16, pembudidayaan nanas menyebar ke sebagaian besar wilayah tropis di dunia, termasuk beberapa pulai di Pasifik Selatan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada abad ke-17, nanas dianggap buah mewah di beberapa negara dan pembudidayaannya membaik dan hasilnya meningkat dari waktu ke waktu. Nah, darisinilah dikenal nanas memiliki nama yang dikenal sampai sekarang. Nanas memiliki nama ilmiah, ama itu diambil dari bahasa penduduk asli Paraguay, Guarani. Ananas artinya buah yang luar biasa dan penduduk asli Paraguay membudidayakan nanas di seluruh Karibia, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tapi tahukah kamu kalau nanas sempat menjadi salah satu buah termahal di zamannya? Nanas dipuja oleh orang Amerika karena diimpor dari Pulau Karibia.

Tapi tahukah kamu kalau nanas sempat menjadi salah satu buah termahal di zamannya? Nanas dipuja oleh orang Amerika karena diimpor dari Pulau Karibia.
Dok. Istimewa

Setibanya di Amerika nanas dibanderol dengan harga fantastis, yaitu 60 Pound Sterling. Jika dirupiahkan saat ini, nominalnya sekitar Rp1,1 juta.

Harganya sangat mahal karena keeksotisan bentuk nanas, daya tahan karena buahnya yang mudah rusak, keeksotisannya, dan yang pasti kelangkaannya.

Harganya sangat mahal karena keeksotisan bentuk nanas, daya tahan karena buahnya yang mudah rusak, keeksotisannya, dan yang pasti kelangkaannya.
Dok. Istimewa

Di masa itu, para penjajah mengadakan pesta makan malam dengan meletakkan nanas di area tengah. Itu karena nanas adalah simbol kekayaan, status sosial, dan juga keramahtamahan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Nanas menjadi 'raja' dalam sebuah pesta kerajaan. Artinya, nanas saat itu hanya menjadi dekorasi. Nanas akan dimakan ketika sudah terlalu matang dan akan membusuk.

Nanas menjadi 'raja' dalam sebuah pesta kerajaan. Artinya, nanas saat itu hanya menjadi dekorasi. Nanas akan dimakan ketika sudah terlalu matang dan akan membusuk.
Dok. Istimewa

Di masa itu, untuk mendapatkan nanas harus mengeluarkan kocek yang nggak sedikit. Alhasil munculah pasar persewaan nanas. Itu karena nanas sempat membangkitkan kecemburuan bagi orang miskin.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ketika itu, banyak pedagang yang menyewakan nanas untuk orang yang nggak mampu membelinya. Biasanya mereka yang menyewa nanas dibawa bukan untuk ke pesta, tapi untuk dibawa berkeliling. Tujuannya nggak lain, untuk memamerkan kemampuan mereka 'membeli' buah dengan harga fantastis!

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sepanjang tahun 1700-1800an, para seniman mulai menggambarkan nanas, untuk melambangkan keramahan dan kemurahan hati.

Sepanjang tahun 1700-1800an, para seniman mulai menggambarkan nanas, untuk melambangkan keramahan dan kemurahan hati.
Dok. Istimewa

Serbet, taplak meja, tiang ranjang dengan ukiran nanas, lukisan, dan pajangan nanas pun mulai dipopulerkan. Tujuannya untuk membuat mereka yang melihat merasa lebih diterima dan dihargai. Pada 1760-an, piring porselen dan teko berbentuk nanas sangat populer karena banyak orang yang nggak mampu membeli atau menyewa nanas yang asli.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sekarang, nanas juga menjadi simbol dari Hawaii, meski bukan berasal dari negara tersebut. Lantaran memiliki iklim tropi, nanas banyak dibudidayakan di daerah ini dan kini sudah menjadi budaya lokal, bagian dari gaya hidup, dan dimanfaatkan untuk hidangan.

Rekomendasi