Cara Menjaga Kesehatan Ginjal pada Anak, Kurangi Asupan Gula dan Garam

Penyakit ginjal merupakan kondisi yang umum dan dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Untuk membantu menjaga kesehatan ginjal anak, ada beberapa cara menjaga kesehatan ginjal pada anak yang bisa Anda terapkan.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Cara Menjaga Kesehatan Ginjal pada Anak, Kurangi Asupan Gula dan Garam
Ilustrasi ginjal. ©eheandme.com

Ginjal adalah organ yang terletak di bagian bawah tulang rusuk, dan di kedua sisi tulang belakang Anda. Organ kecil ini memiliki banyak fungsi seperti menyaring produk limbah, serta kelebihan air dan kotoran dari darah Anda.

Produk limbah ini kemudian disimpan di kandung kemih dan kemudian dikeluarkan melalui urine. Selain itu, ginjal juga berfungsi mengatur kadar pH, garam, dan kalium dalam tubuh. Mereka juga menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah dan mengontrol produksi sel darah merah.

Oleh karenanya, penting untuk menjaga kesehatan ginjal Anda. Dengan menjaga kesehatan ginjal, tubuh dapat menyaring dan membuang limbah dengan baik dan menghasilkan hormon untuk membantu tubuh berfungsi dengan baik.

Penyakit ginjal sendiri merupakan kondisi yang umum dan dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Untuk membantu menjaga kesehatan ginjal anak, ada beberapa cara menjaga kesehatan ginjal pada anak yang bisa Anda terapkan.

Berikut adalah cara menjaga kesehatan ginjal pada anak yang kami kutip dari laman kidney.org.

Berolahraga secara Teratur

Cara menjaga kesehatan ginjal yang pertama adalah dengan berolahraga secara teratur. Olahraga teratur dan aktivitas fisik dapat membantu anak merasa lebih baik, dan meningkatkan serta menjaga kesehatannya. Aktivitas fisik membantu menjaga banyak bagian tubuh anak tetap sehat, termasuk tulang, otot, jantung, dan ginjal.

Ada banyak cara untuk memasukkan banyak aktivitas fisik ke dalam jadwal anak, seperti berjalan-jalan dan bersepeda. Penting untuk mengetahui aktivitas apa yang mereka sukai, sehingga mereka lebih cenderung bertahan dengan aktivitas tertentu. Kuncinya adalah membuatnya tetap menyenangkan.

Kurangi Asupan Gula

Cara menjaga kesehatan ginjal yang kedua yaitu dengan mengurangi asupan gula. Terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko diabetes seiring bertambahnya usia anak-anak. Gula darah tinggi juga dapat membebani ginjal mereka. Diabetes adalah penyebab utama gagal ginjal pada orang dewasa.

Anda dapat menurunkan asupan gula anak dengan mengurangi minuman manis, seperti soda, jus, dan minuman olahraga. Camilan manis dan sereal juga harus dihindari sebisa mungkin. Banyak makanan lain juga bisa mengandung gula tambahan, seperti roti dan saus tomat, jadi pastikan untuk memeriksa label kandungan gulanya.

Sajikan Air Putih

Cara menjaga kesehatan ginjal yang ketiga dengan memberikan air putih pada anak. Menyajikan air sebagai pengganti minuman manis adalah cara yang baik untuk mengurangi gula. Air penting untuk kesehatan ginjal dan membantu ginjal membuang limbah dari darah dalam bentuk urine.

Air juga membantu darah mengalir dengan bebas melalui ginjal dan seluruh tubuh. Memastikan anak-anak minum cukup air juga penting, terutama saat mereka aktif saat cuaca hangat dan lembap. Memiliki cukup air untuk mencegah dehidrasi sangat penting, terutama untuk anak-anak. Dehidrasi ringan bisa membuat anak merasa lelah, dan yang parah dapat mengganggu fungsi normal tubuh.

Ketika anak memiliki cukup air, urine akan mengalir dengan bebas dan berwarna lebih terang. Ketika anak tidak memiliki cukup air, urine biasanya berwarna lebih gelap dan memiliki bau yang lebih kuat.

Kurangi Garam

Cara menjaga kesehatan ginjal keempat dengan mengurangi asupan garam. Tubuh membutuhkan natrium untuk berfungsi, namun terlalu banyak natrium juga bisa berbahaya. Natrium dapat membuat tubuh menahan lebih banyak air. Air ekstra yang disimpan ini dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani berbagai bagian tubuh, termasuk pembuluh darah dan ginjal.

Tekanan darah tinggi dapat merusak ginjal seiring bertambahnya usia anak-anak. Untuk mencegahnya Anda perlu mengurangi asupan garam meja dan camilan asin untuk anak. Makanan olahan dan makanan cepat saji juga memiliki jumlah natrium yang tinggi dan harus dibatasi.

Menjaga Berat Badan yang Sehat

Cara menjaga kesehatan ginjal yang kelima adalah dengan menjaga berat badan yang sehat. Setiap orang membutuhkan lemak tubuh sebagai energi, insulasi panas, dan fungsi tubuh lainnya. Hal ini terutama berlaku untuk anak-anak. Namun, terlalu banyak lemak dan kalori juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Dan memiliki terlalu banyak lemak tubuh dan berat badan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Semakin banyak kelebihan lemak tubuh yang dimiliki seorang anak, semakin besar risikonya terkena diabetes, penyakit ginjal, penyakit jantung, dan masalah lainnya. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa obesitas pada masa kanak-kanak dikaitkan dengan risiko penyakit ginjal yang lebih tinggi dari waktu ke waktu. Mempertahankan berat badan yang sehat dapat membantu mencegah atau mengendalikan banyak masalah kesehatan, termasuk diabetes dan tekanan darah tinggi.

Perkuat pola makan sehat dan nutrisi yang baik. Siapkan makanan dengan ukuran porsi yang sesuai. Itulah sebabnya, salah satu pengaruh terpenting dari perilaku anak adalah pilihan gaya hidup yang dibuat oleh orang tuanya.

Mengajari anak makan makanan yang baik dan melakukan banyak aktivitas fisik, saat mereka masih muda, akan membantu mereka menjalani gaya hidup yang lebih sehat, dan membantu melindungi kesehatan ginjal mereka.

Gunakan Obat dengan Benar

Cara menjaga kesehatan ginjal yang terakhir yaitu dengan memerhatikan penggunaan obat-obatan. Jika anak perlu minum obat tertentu, penting untuk mematuhi jadwal minum obat mereka. Namun, terlalu sering menggunakan obat nyeri tertentu dapat berbahaya bagi ginjal. Penting untuk berbicara dengan penyedia layanan kesehatan anak sebelum menggunakan obat apa pun untuk anak Anda.

Baca label obat, dan pastikan mereka tidak mengambil dosis lebih dari jumlah yang tertera pada label, atau lebih dari yang direkomendasikan penyedia layanan kesehatan mereka. Juga, hindari penggunaan jangka panjang, dan minum cukup air putih.

Rekomendasi