Presiden Prabowo Subianto menegaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas pemerintah dalam menangani dampak gempa NTT.
Ia juga memerintahkan jajaran kementerian serta sejumlah pejabat BUMN hadir langsung di lokasi terdampak untuk mempercepat penanganan darurat.
"Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, yang sedang berduka akibat gempa bumi. Untuk membantu meringankan langkah di masa sulit ini, 50.000 paket bantuan sembako telah kami berangkatkan pada 15 Agustus kemarin," ujar Prabowo melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @prabowo, Minggu (16/8/2026).
Ia menyebut keterlibatan lintas sektor diperlukan agar kebutuhan darurat warga segera tertangani. "Saya juga telah meminta jajaran terkait (Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, BNPB, Basarnas, beserta tim Bulog, PLN, Pertamina, dan Telkom) untuk hadir langsung di lapangan," kata Prabowo.
Prabowo menekankan kembali fokus pemerintah pada keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar di daerah terdampak. Penekanan itu disampaikan menyusul aktivitas tanggap darurat yang terus berjalan sejak akhir pekan.
"Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini. Pemerintah akan terus berupaya yang terbaik untuk memulihkan keadaan," ujar Prabowo.
Ia berharap kehadiran unsur kementerian dan BUMN di lapangan mempercepat koordinasi, distribusi bantuan, serta pemulihan layanan dasar di titik-titik terdampak.
Advertisement
Seskab: 27 Ton Logistik Terkirim, 3.500 Personel Dikerahkan
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan perkembangan pengiriman bantuan hingga Sabtu (15/8) malam. Dalam keterangan tertulis pada Minggu, 16 Agustus 2026, ia menyebut pengiriman logistik dilakukan bertahap menggunakan pesawat TNI AU.
"Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga," ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Teddy menambahkan, Presiden memerintahkan jajaran terkait untuk segera meninjau langsung kondisi di lapangan agar penanganan pascagempa berlangsung cepat dan tepat sasaran.
"Presiden Prabowo juga telah memerintahkan Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, Kepala BNPB, dan Kepala Basarnas serta Wamen Kesehatan dan Wamen Sosial beserta unsur PLN, Pertamina, dan Telkom untuk langsung terbang ke NTT pada hari kejadian untuk sesegera mungkin memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran," tulis Seskab Teddy.
Ia juga menegaskan dukungan personel TNI dan Polri di wilayah terdampak untuk membantu evakuasi dan pemulihan awal. "Selain itu, langsung di hari kejadian, TNI Polri telah mengerahkan lebih dari 3.500 prajurit TNI Polri ke berbagai daerah di Flores pada hari Sabtu, disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT," pungkasnya.
