Pemerintah tidak henti-hentinya memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Berbagai bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan. Terlebih saat harga bahan pokok yang akan meningkat menjelang Lebaran.
Banyak pemerintah desa hingga daerah menyalurkan bantuan baik materiil maupun non materiil kepada masyarakat. Mereka berkolaborasi dengan pihak terkait agar penyaluran bantuan tepat sesuai sasaran.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Garut akan menyalurkan bantuan beras kepada 283 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dalam penyaluran ini Pemkab Garut bekerja sama dengan PT Bulog, PT Pos Garut, dan pemerintah desa atau kelurahan setempat.
Nantinya setiap KPM akan mendapatkan bantuan 10 kilogram beras yang ditargetkan tuntas sebelum lebaran. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan pemenuhan kebutuhan pangan pada KPM di wilayah Garut. Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Advertisement
Bantuan Beras untuk 283 ribu Keluaga Penerima Manfaat
Melansir jabarprov.go.id, Bupati Garut Rudy Gunawan mendapat kunjungan kerja dari Plt Pimpinan Cabang Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Ciamis Meirizal Sudyadi dan Kepala Kantor Pos Garut Depi Darpian. Kunjungan itu dilakukan pada Senin (10/04) sebagai persiapan launching bantuan pangan dari pemerintah pusat di Kantor Bupati Garut. Bantuan pangan ini berupa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahun 2023.
Sementara itu, penyaluran CBP mulai dilakukan pada Selasa (11/04) kepada sedikitnya 283.562 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut Haeruman. Ia juga berharap agar bantuan pangan ini dapat meringankan pemenuhan kebutuhan setiap KPM tersebut.
"Harapannya bisa meringankan beban masyarakat, terutama wilayah-wilayah atau daerah-daerah yang rentan pangan, sehingga masyarakat tidak ada lagi yang istilahnya kekurangan makan, sehingga masyarakat bisa menikmati cadangan pangan," kata Heruman.
Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemberian CBP kepada KPM ini menyasar keluarga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut Aji Sukarmaji.
Data tersebut diperoleh dari pemerintah pusat atau dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang merujuk pada data Kementerian Sosial (Kemensos) atau dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin).
Advertisement
Penyaluran Beras Jenis Medium CBP
Haeruman juga mengatakan bahwa penyaluran CBP akan dibagi dalam 3 termin. Setiap KPM akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram perbulannya. Di sisi lain, Plt Perum Bulog Meirizal menuturkan bahwa Bupati Garut memberikan arahan kepada pihaknya agar mempercepat penyediaan beras medium CBP dalam kemasan 10 kilogram.
Hal ini disebabkan stok di Gedung Bulog wilayah Garut masih berupa kemasan 50 kilogram dengan total sekitar 800 ton. Pihak Bulog juga ditargetkan agar bisa mempercepat repacking beras tersebut menjadi kemasan 10 kilogram. Target ini ditujukan untuk dapat mengemas beras sebanyak 50 ton per hari. Khusus untuk Kabupaten Garut, pihaknya menyiapkan beras sekitar 2.853 ton.
"Permintaan dari bapak itu untuk komoditi beras ini yang disalurkan beras medium CBP, diharapkan juga kualitasnya bagus sesuai preferensi konsumen. Oleh karena itu kami sebelum menyalurkan beras ke alat angkut transporter kami bersama-sama dengan tim pos, kemudian dari Pemda disaksikan dari pihak dari Bapak Bupati bisa nanti kita melakukan analisa kualitas di pintu gudang Bulog bersama-sama," tutur Meirizal.
Advertisement
Targetkan Tuntas Sebelum Lebaran
©2023 Merdeka.com/garutkab.go.id
Melansir garutkab.go.id, saat me-launching penyaluran CBP yang dilakukan di Kantor Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut pada Selasa (11/04) Bupati Garut Rudy Gunawan menargetkan pembagian bantuan akan tuntas sebelum Lebaran. Ia menargetkan tanggal 19 April 2023 seluruh bantuan beras tersalurkan pada 283.562 KPM.
"Dan ini di Garut kinerja kita bersinergi untuk menyelesaikan amanah Bapak Presiden, yaitu menyalurkan 10 kilogram beras Bulog yang berkualitas medium, (dan) tadi dicek sangat bagus terima kasih Bulog, dan juga Kantor Pos profesional mendata by name by address, sehingga tidak akan ada yang terlewat, tidak akan ada yang merasa yang berhak tidak mendapatkan haknya," ujar Rudy.
Kepala Kantor Pos Kabupaten Garut Depi Darpian mengatakan bahwa penyaluran beras ini berkolaborasi dengan pihak desa atau kelurahan setempat. Hal ini dilakukan sebagai upaya agar PT Pos lebih dekat dengan masyarakat. "Untuk operator sendiri kita bekerja sama dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), para pendamping PKH, dan PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) yang ada di tiap desa," kata Depi.
