Calon Gubernur DKI Jakarta Hendardji Soepandji mendapat laporan dari masyarakat telah terjadi kecurangan yang dilakukan incumbent Fauzi Bowo menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012. Salah satu kecurangan tersebut adalah melakukan politik uang."Ini banyak pesan singkat yang melaporkan begitu (politik uang) di tingkat bawah. Mulai dari kemarin hingga hari ini, tapi memang belum bisa dibuktikan," ujar Hendardji kepada PulseFeed di Pakubuwono, Jakarta, Senin (9/7).Dalam menjalani masa tenang, Hendardji memilih untuk konsolidasi internal tim suksesnya. "Melengkapi administrasi saksi-saksi dari laporan tim sukses saya, baik terkait taktik hingga kecurangan dalam Pilkada," kata dia.Hendardji mengatakan, dia dan cawagub, Ahmad Riza Patria tetap mengusung tag line 'Jakarta Jangan Lagi Berkumis' supaya Jakarta bersih dari kesan kumuh dan mengentaskan kemiskinan. "Tidak ada perubahan, itu akan selalu menjadi sikap saya," kata Hendardji.Sebelumnya, Hendardji pernah bersinggungan dengan incumbent terkait tag line tersebut. Tim advokasi pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli menyebutkan, tim dari Hendardji justru tidak mau mendengarkan pendapat ahli bahasa, yang coba dihadirkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).Bagi pihak Hendardji, tidak ada yang salah terkait tag line berkumis. "Ini tag line masing-masing untuk menjual. Kami akan mengakui salah jika salah. Tapi kalau tidak salah, ngapain kami ngaku salah," jelas dia.
Hendardji kembali serang Fauzi Bowo
Hendardji mengaku mendapat laporan dari masyarakat bahwa Fauzi Bowo melakukan politik uang di masa tenang.
Advertisement
Rekomendasi
