Sebanyak 7.930 personel kepolisian atau sekitar dua per tiga kekuatan polisi di Polda Aceh akan dikerahkan untuk mengamankan pilkada Aceh yang berlangsung 9 April mendatang. Pengerahan kekuatan yang besar ini karena banyaknya teror dan aksi kekerasan."Mengingat kondisi Aceh ada teror-teror khusus. Kita akan menurunkan dua per tiga kekuatan Polri di sana yaitu sebanyak 7.930 orang akan melaksanakan pengamanan di 8.848 TPS," jelas Kadiv Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/4).Selain polisi, Saud mengungkapkan, pengamanan juga melibatkan anggota TNI yang telah disiagakan sejak Maret lalu. Dengan gabungan jumlah personel ini, Polri percaya mampu mengamankan Pilkada Aceh."1.728 anggota Brimob dari Polda sudah tiba di sana sejak 19 Maret lalu. Untuk BKO (Bawah Kendali Operasi) Mabes Polri khususnya reserse intelijen serta tim khusus labfor Mabes Polri telah tiba di sana 24 maret lalu. Kita, sudah siap mengamankan Aceh," tegas Saud.Pemilihan Kepala Daerah Aceh digelar serentak pada Senin 9 April 2012. Pilkada terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota.Ketua KIP Aceh Abdul Salam Poroh mengatakan total pasangan calon yang mengikuti pilkada serentak sebanyak 5 pasangan calon untuk tingkat gubernur dan wakil gubernur serta 137 pasangan calon untuk bupati dan wali kota.Untuk tingkat kabupaten sebanyak 103 pasangan calon yang terdiri dari 43 pasangan calon dari jalur parpol, 60 jalur independen. Untuk kota sebanyak 34 pasang, 15 yang menggunakan jalur parpol, dan 19 dari independen.
7.930 Polisi dikerahkan amankan Pilkada Aceh
7.930 Polisi ditambah anggota TNI akan mengamankan 8.848 TPS di seluruh wilayah Aceh.
Advertisement
Rekomendasi
