2 Kali gagal, Made Irawan tetap ikut seleksi hakim agung

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Manado ini dua kali gagal saat pemilihan di Komisi III DPR.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
2 Kali gagal, Made Irawan tetap ikut seleksi hakim agung
Tes calom hakim agung di gedung Komisi Yudisial. PulseFeed/dwi narwoko

Calon hakim agung Made Rawa Irawan, mengaku optimistis menjalani seleksi wawancara terbuka yang digelar oleh Komisi Yudisial (KY). Made sebelumnya pernah dua kali ikut seleksi, namun gagal lolos saat pemilihan di Komisi III DPR."Perjuangan itu tak boleh ada batas. Situasi dan kondisi hanya Tuhan yang menentukan, saya harus tetap optimis," ujar Made usai mengikuti wawancara terbuka di Gedung KY, Jl Kramat Raya No 57, Jakarta, Senin (23/4).Mengenai kegagalan sebelumnya, Made menyatakan hanya mengikuti mekanisme yang ada. Dia tidak pernah melakukan lobi khusus terhadap anggota DPR yang akan memilihnya. "Selama ini saya selalu menyerahkan kepada beliau-beliau sesuai mekanisme yang ada," ucap Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Manado ini.Made juga mengaku tidak pernah tahu apa alasan anggota DPR tidak pernah memilihnya menjadi hakim agung. "Saya tidak bisa mengatakan karena tidak punya bukti dan fakta," terangnya.Mulai hari ini, Komisi Yudisial (KY) menggelar seleksi calon hakim agung tahap III. Seleksi ini berupa wawancara yang akan menguji kualitas, integritas dan pemahaman terkait kode etik. Seleksi ini akan berlangsung selama sembilan hari, terhitung dari tanggal 23 April sampai dengan 3 Mei 2012.

Rekomendasi