Zaman Orde Baru lebih enak ketimbang Reformasi

Di era Orde Baru semua elemen bersatu untuk menumbangkan Soeharto dari puncak kekuasaan.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Zaman Orde Baru lebih enak ketimbang Reformasi
Johnson Panjaitan. PulseFeed/PulseFeed

Praktisi hukum Johnson Panjaitan menilai, hidup di era Orde Baru lebih nikmat ketimbang hidup di era Reformasi. Pasalnya, di era Orde Baru semua elemen bersatu untuk menumbangkan Soeharto dari puncak kekuasaan."14 tahun sudah reformasi di Indonesia berjalan, namun jika dibandingkan perjuangan pada masa pemerintahan Orde Baru yang dipimpin oleh Soeharto lebih terasa daripada masa Reformasi kini," kata dia dalam sebuah diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (19/5).Menurut dia, di era Orde Baru banyak pihak yang mau melakukan perlawanan. Hal itu dikarenakan kesadaran yang dimiliki berbagai pihak atas pelanggaran yang dilakukan rezim yang berkuasa saat itu."Pengertian enaknya itu, di masa Soeharto kita bisa mengambil sikap dengan sangat radikal dan di zaman susah dan terancam itu banyak yang mau melakukan perlawanan," kata dia.Sementara, saat ini elemen bangsa lupa dan kurang memiliki kesadaran untuk menindak lanjuti Reformasi yang telah digulirkan. Tak hanya itu, masyarakat juga tidak mau melawan ketidakadilan yang terjadi saat ini, padahal para pejabat dan elit politik sudah berlaku sewenang-wenang."Sekarang sudah terang benderang malah makin jarang perlawanan. Kenyataannya seperti tidak ada kebangkitan. Kesadaran saja tidak ada. Musuh kita sekarang itu koorporasi yang wajahnya politisi, kita harus radikal," kata Johnson.

Rekomendasi