Banyak tawuran, Pemuda Pancasila salahkan pemerintah

Namun ketika ditanya anggota PP yang juga suka tawuran dengan ormas lain, Japto enggan menjawab.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Banyak tawuran, Pemuda Pancasila salahkan pemerintah
tawuran pelajar di Saharjo. ©2012 Merdeka.com

Ketua Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno kecewa melihat banyak tawuran di Jakarta. Mulai dari ormas sampai pelajar semua tawuran. Japto pun menyalahkan pemerintah."Lebih dari kelalaian. Ini pengabaian bahkan. Bukan lalai, diabaikan. Jadi, tidak punya perhatian sama sekali. Lalai itu hanya isedentil, ini seperti diprogram, ini yang bahaya," kata Japto saat Musyawarah PP di Jakarta, Jumat (28/9).Japto menyayangkan kini pemerintah tak lagi menekankan pentingnya Pancasila dan sejarah. Padahal anak-anak harus belajar tentang pluralisme. Japto mengutip pidato Bung Karno: Jangan sekali-kali melupakan sejarah."Di UUD 45 jelas, yang di dalam mukadimahnya jelas diikat dengan filosofi Pancasila sebagai finding factor yang sekarang diacak-acak oleh parlemen kita. Sekarang sila ke 4 sudah tidak ada, ini membuat perpecahan-perpecahan. Membuat satu simbol yang mudah emosi, diacak sama siapa saja mau, itu bahaya," kata Japto.Namun ketika ditanya anggota PP yang juga suka tawuran dengan ormas lain, Japto enggan menjawab. Dia memilih bungkam.

Rekomendasi