Kendati hari penampahan (pemotongan hewan) jatuh pada hari esok (16/12), sehari sebelum perayaan Galungan. Namun LPD Desa Adat Kedonganan di Kabupaten Badung, lebih awal potong babi.Sebanyak 93 ekor babi dengan berat total seluruhnya 6000 kg, dipotong Senin (15/12). Pembagiannya diberikan kepada warga adat dan warga dinas yang beragama Hindu masing-masing diberikan 3 kg daging babi.Sejak pukul 02.00 WITA, para pejuru adat dan pecalang sudah sibuk memotong babi di halaman kantor Lembaga Perkeriditan Desa (LPD) desa adat Kedonganan, Kuta Selatan. Kegiatan ini kata Kepala LPD Kedonganan, I Ketut Madra sudah rutin dilakukan setiap 6 bulan sekali jelang perayaan Galungan."Sengaja kita motongnya sehari sebelum hari penampahan. Agar warga bisa mempersiapkan hari penampahan keesokan harinya dari apa yang sudah didapat dari jatah pembagian daging babi ini," Kata Madra, Senin (15/12) di Kedonganan.Katanya, ada sekitar 3000 kantong plastik yang disiapkan. Dimana warga yang menerima jatah daging babi ini ada 2150 warga. Mereka seluruhnya penerima yang memiliki minimal Rp 250 ribu di saldo LPD Kedonganan. "Khusus warga adat, minimal ada saldo Rp 250 ribu. Kita berikan jatah pembagian," Ucapnya.Bagaimana dengan warga pendatang yang masuk desa dinas. Khusus warga dinas atau yang disebut Krama Tamiu, minimal Rp 5 juta tersimpan di saldo LPD Kedonganan."Intinya pembagian ini sebagai wujud kebersamaan dan saling berbagi. Karena, hanya enam bulan sekali kita bisa melihat dalam satu desa yang terdapat enam banjar, warganya berkumpul dalam kegembiraan," aku Madra.
Perayaan Galungan, LPD Kedonganan Bali potong 93 ekor babi
Pembagiannya diberikan kepada warga adat dan warga dinas yang beragama Hindu masing-masing diberikan 3 kg daging babi.
Advertisement
Rekomendasi
