12 Astronom Eropa dan Asia tertarik meneliti gerhana di Balikpapan

12 astronom akan melakukan penelitian peristiwa langka 350 tahun sekali itu.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
12 Astronom Eropa dan Asia tertarik meneliti gerhana di Balikpapan
Supermoon bertepatan dengan gerhana merah darah. ©2015 REUTERS/David Becker

Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi salah satu wilayah yang akan dilintasi Gerhana Matahari Total (GMT) 9 Maret 2016 nanti. Selain menjadi tujuan peliputan media asing, Balikpapan juga akan didatangi 12 astronom, untuk melakukan penelitian peristiwa langka 350 tahun sekali itu."Kami terima informasi dari Kementerian Pariwisata, ada 12 astronom dari Eropa dan Asia akan datang ke Balikpapan melakukan penelitian saat gerhana (matahari) total nanti," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) kota Balikpapan, Oemy Facessly saat dikonfirmasi PulseFeed, Rabu (2/3).Tidak hanya menjadi daya tarik astronom, jurnalis peliput media asing di antaranya dari media di Hongkong, juga menjadwalkan peliputan ke kota Balikpapan di saat peristiwa itu."Tanggal lima Maret, jurnalis asing dari Hongkong, terlebih dulu ke Kepulauan Derawan di Berau. Tanggal 8 Maret nanti, mereka akan ke Balikpapan," ujar Oemy.Pemkot Balikpapan benar-benar memanfaatkan peristiwa GMT itu, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, sekaligus promosi wisata Kalimantan Timur. Pada saat bersamaan, juga akan digelar pemecahan rekor dunia makan 2.119 mantau, di mana sebelumnya akan diarak sejauh 119 meter oleh 119 orang."Serba 119 karena masih dari rangkaian ulang tahun kota Balikpapan ke-119," sebutnya.Sejumlah lokasi di Balikpapan, akan menjadi pusat hiburan dan pengamatan GMT seperti di lapangan Merdeka, kawasan pantai Banua Patra, hingga kawasan pantai Mangar."Ada karnaval, peragaan busana dan batik khas Balikpapan, peresmian patung Beruang Madu khas Balikpapan setinggi 11 meter, hingga live streaming GMT bekerja sama dengan BMKG Balikpapan," terangnya.Oemy memperkirakan, ribuan orang akan berkunjung ke Balikpapan, saat GMT berlangsung. Perkiraan itu didapat dari tingkat okupansi atau hunian 75 hotel melati hingga bintang 5 yang ada di Balikpapan. Rata-rata tamu hotel akan menginap mulai tanggal 7, 8, 9 dan 10 Maret 2016.‎"Tiga hari lalu, laporan terakhir, tingkat okupansi mencapai 90 persen dari daya tampung 5.361 kamar. Sekali bahwa peristiwa ini, benar-benar kami manfaatkan untuk mengenalkan pariwisata Balikpapan, dan Kalimantan Timur secara umum," pungkas Oemy.

Rekomendasi