Bertemu pedagang beras, Kabareskrim janji sikat penimbun sembako

"Dugaan-dugaan adanya penimbunan itu bisa kita tindak kalau kita temukan adanya satu bukti yang cukup," kata Ari Dono

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Bertemu pedagang beras, Kabareskrim janji sikat penimbun sembako
irjen ari dono. ©2016 google

Bareskrim Polri melakukan pertemuan dengan sejumlah asosiasi pedagang beras dan daging untuk membahas segala persoalan para pedagang di lapangan. Polisi berjanji bakal menindak penimbun atau mafia pasar."Dugaan-dugaan adanya penimbunan itu bisa kita tindak kalau kita temukan adanya satu bukti-bukti yang cukup," kata Kabareskrim Irjen Ari Dono Sukmanto di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (3/6).Dia mengaku sudah menurunkan tim ke lapangan untuk meninjau persoalan pasar. Namun, pihaknya belum menemukan adanya tindak pidana."Kalau nangkap belum, kalau sudah nangkap berarti sudah ada tindak pidana. Sampai sekarang ini sedang kita pantau kalau ada yang melanggar kita tindak sesuai dengan aturan yang ada," jelasnya.Ari Dono menambahkan, sejauh ini semua persoalan di pasar diakibatkan oleh minimnya transportasi dan stok sembako yang terbatas. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar ke depannya persoalan di pasar tidak terulang kembali.Dengan demikian, kestabilan harga komoditas dan daya beli masyarakat dapat terjaga. Lebih-lebih mendekati bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri yang pada umumnya melambung tinggi."Yang paling penting koordinasi ini ke depan supaya tahun ke tahun persoalannya sama. Mungkin ada satu kebijakan-kebijakan yang perlu kita lihat dan kita tindaklanjuti dengan adanya sinkronisasi," pungkas Ari Dono.

Rekomendasi