Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menggelar kampanye tatap muka dan dialogis di Lapangan Duaboccoe Kabupaten Bone, Kamis (1/3).
Bukan tanpa alasan, NH-Aziz memilih Kabupaten Bone sebagai lokasi kampanye perdana. Di hadapan ribuan masyarakat Bone, Nurdin Halid mengungkapkan tiga alasan memilih tanah Watampone sebagai awal langkah sosialisasi.
"Pertama sebagai putra Bone saya bicara dari hati ke hati dengan ustad Aziz, kita awali kampanye di tanah kelahiran saya. Nanti, kampanye selanjutnya akan dilakukan secara besar-besaran di tanah kelahiran ustad Aziz di kabupaten Luwu," kata Nurdin Halid.
Alasan kedua, kata Nurdin, 1 Maret dipilih untuk mengawali kampanye karena 1 Maret 1949 lalu adalah salah satu hari bersejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ketika Militer melakukan serangan sebagai upaya mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia .
"Filosofi 1 Maret ini akan mengilhami seluruh warga Bone bersatu menyerang hati orang Sulsel, meyakinkan mereka bahwa NH-Aziz adalah pasangan ideal yang akan menyelesaikan masalah di Sulsel," jelas Nurdin.
Yang ketiga, kata Nurdin, Kabupaten Bone telah menciptakan sejarah yang tidak terlupakan, saat Presiden Soerkarno datang di Bone mengajak karaeng Andi Mappanyukki untuk bergabung dengan NKRI.
"Kerjaan Bone adalah salah satu bagian dari sejarah terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kenapa NH-Azis kampanye perdana 1 Maret dan di Bone, itulah dengan tiga alasan," kata Nurdin.
Pada kampanye perdana pasangan nasionalis-religius ini sekaligus mensosialisasikan program yang diusung. Selian itu, NH-Aziz juga menampung sejumlah aspirasi warga terkait persoalan perekonomian, pekerjaan hingga infrastruktur.
NH-Aziz yang didampingi sejumlah pengurus DPD I Golkar Sulsel dan DPD II Golkar Kabupaten Bone bertemu langsung dengan warga perwakilan empat kecamatan Kabupaten Bone, masing-masing kecamatan Duaboccoe, Ajangale, Cenrana, Amali.
