Kapal Milik Pelni Terbakar saat Berlabuh di Pelabuhan Parepare

Saat terjadi kebakaran sejumlah penumpang yang ada di atas kapal panik dan langsung turun.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Kapal Milik Pelni Terbakar saat Berlabuh di Pelabuhan Parepare
Ilustrasi Garis Polisi. ©2023 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Salah satu ruangan di Kapal milik PT Pelni, KM Bukit Siguntang terbakar saat sandar di Pelabuhan Nusantara Parepare, Jumat (16/6) malam. Akibat adanya ruang yang terbakar membuat sejumlah penumpang tujuan Kalimantan panik.

Kabag Ops Kepolisian Resor Parepare Komisarisl Burhanuddin mengatakan kebakaran salah satu ruangan di KM Bukit Siguntang terjadi pada pukul 21.55 Wita. Saat itu, KM Bukit Siguntang dalam kondisi berlabuh di Pelabuhan Nusantara Parepare.

"Sumber api diduga dari bagian dapur kapal. Infonya api berasal dari salah satu kompor yang ada di dapur," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (17/6).

Meski demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi. Burhanuddin mengaku saat terjadi kebakaran sejumlah penumpang yang ada di atas kapal panik dan langsung turun.

"Penumpang langsung turun lagi ke dermaga, karena mereka panik kebakaran di kapal. Saat itu kami minta penumpang untuk tidak panik dan bergantian keluar dari kapal," bebernya.

Burhanuddin memastikan tidak ada korban akibat kebakaran tersebut. Meski demikian, ia mendapatkan informasi ada empat petugas damkar yang dirawat tim medis.

"Petugas (damkar) sempat kesusahan saat memadamkan api. Alhamdulillah, semuanya selamat, meski saya dengar ada 4 petugas damkar mengalami sesak napas," kata dia.

Kepala Seksi Pemeliharaan Peralatan Damkar Parepare, Fransiscus menambahkan pihaknya mengerahkan 4 armada damkar untuk memadamkan api. Butuh waktu dua jam agar api bisa dijinakkan.

"Ada 4 armada Damkar. Proses pemadaman memakan waktu hingga 2 jam," pungkasnya.

Rekomendasi