Tim SAR gabungan menemukan jasad anak korban yang terseret air bah di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali bersama ibunya. Korban diketahui atas nama Audrey Natania Banafanu (1,5) dan Yuliana Da Costa Makun (29).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, Audrey ditemukan di bibir Pantai Batu Belig, di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (22/1) pagi hari. Sedangkan, untuk ibunya belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian.
"Benar, korban balita telah ditemukan pagi tadi sekitar pukul 07.00 Wita. Informasi kami peroleh dari pengunjung pantai yang melaporkan langsung kepada tim SAR gabungan," kata Sidakarya, Kamis (22/1) siang.
Ia menjelaskan, posisi korban ditemukan berjarak sekitar 6,7 kilometer arah tenggara dari muara sungai lokasi korban terseret arus. Saat itu, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pengunjung yang sedang beraktivitas di kawasan Pantai Batu Belig.
"Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dan terhimpit diantara bebatuan. Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju RSUP Prof Ngoerah, Denpasar. Pihak keluarga telah memastikan bahwa korban yang ditemukan adalah Audrey," ujarnya.
Sidakarya menyampaikan, sejak pagi tadi tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur TNI dan Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten Tabanan, PMI, Relawan, Perangkat Desa Kuwum Ancak telah melaksanakan penyisiran sejauh lima kilo meter dari lokasi hilangnya korban.
"Dengan ditemukannya satu orang korban. Jadi, tinggal satu orang yang masih dalam upaya pencarian. Hingga saat ini proses pencarian satu orang korban lainnya masih terus dilaksanakan," paparnya.
Sebelumnya, sebuah rumah warga yang beralamat di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kabupaten Tabanan, dilaporkan ambruk tertimpa senderan pondasi akibat luapan air bah di aliran sungai atau subak Jemanik pada Rabu (21/1) dini hari.
Advertisement
Rumah Ambruk Balita dan Ibunya Terseret Arus Banjir
Akibat peristiwa tersebut Ibu dan seorang anak balitanya dikabarkan hilang terseret arus. Diketahui identitas korban yaitu, Yuliana Da Costa Makun (29) dan Audrey Natania Banafanu (1,5).
"Hingga siang ini keduanya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan," kata Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Dudy Librana, Rabu (21/1) sore.
Advertisement
Peristiwa Terjadi Pukul 4 Pagi
Peristiwa tersebut, diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 Wita dini hari. Hujan deras sejak semalam mengakibatkan debit air naik. Kondisi diperburuk dengan robohnya senderan yang menyebabkan air bah langsung menghantam bagian belakang rumah korban. Seketika rumah ambruk dan hanyut terbawa arus.
