Atraksi udara dalam peringatan HUT ke-81 RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026 akan menampilkan berbagai jet tempur. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut pesawat tempur Rafale dan pesawat angkut berat A400 akan melakukan debut pada perayaan tahun ini, dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Kamis (13/8/2026).
Selain Rafale buatan Prancis, TNI AU juga menyiapkan Sukhoi buatan Rusia, F-16 buatan Amerika Serikat, dan Hawk buatan Inggris. Demonstrasi udara turut melibatkan Airbus A400 serta helikopter Apache, MI-17, Caracal, dan Colibri.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menambahkan, total 81 alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AU akan terlibat. Manuver akan berlangsung di atas Istana Merdeka hingga kawasan Monas, usai rangkaian upacara peringatan.
Advertisement
Debut Rafale dan A400 di Atas Istana
Teddy menegaskan kehadiran armada terbaru TNI AU pada perayaan tahun ini, termasuk penampilan demo helikopter.
"Dalam atraksi demo udara tahun ini, untuk pertama kalinya ditampilkan pesawat tempur terbaru yang didatangkan Presiden Prabowo, yakni pesawat tempur Rafale dan A400 serta penampilan demo helikopter," kata Teddy dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Kamis (13/8/2026).
Ia juga menyoroti keterlibatan pesawat angkut berat kebanggaan TNI AU.
"Dan juga pesawat terbesar yang dimiliki TNI AU, yakni A400 buatan Prancis," ujarnya.
Teddy menyampaikan apresiasi kepada para penerbang dan kru yang bertugas memeriahkan Hari Kemerdekaan. Ia mengenang masa saat masih aktif mengikuti demonstrasi terjun payung dan menekankan pentingnya dukungan moril kepada awak udara.
"Motivasi dan apresiasi di awal serta tentunya di akhir demonstrasi menjadi penambah semangat dalam bertugas. Untuk itu, penting rasanya untuk bertemu langsung dan memberi apresiasi kepada para penerbang," tutur Teddy.
Advertisement
81 Alutsista TNI AU Turut Unjuk Kemampuan
Usai meninjau gladi kotor di Halaman Istana Merdeka, Rabu (12/8/2026), Prasetyo mengungkap jumlah armada udara yang dilibatkan dalam latihan jelang upacara.
"Baru saja juga kita saksikan termasuk latihan untuk demo udara ya, yang diikuti oleh kurang lebih 81, apa namanya, baik pesawat maupun helikopter yang kita miliki," kata Prasetyo usai meninjau gladi kotor HUT ke-81 RI di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Ia menyampaikan penghormatan kepada personel TNI AU yang menyiapkan manuver udara, termasuk penerbangan pesawat tempur, A400, dan helikopter.
"Meskipun masih bersifat latihan kami juga ingin menyampaikan, penghormatan dan apresiasi kepada seluruh, personel TNI, terutama yang para pilot kita, penerbang kita, yang menerbangkan baik pesawat tempur, pesawat A400, maupun heli yang itu mempertaruhkan keselamatan, tetapi, kita merasakan, terbang dengan penuh kebanggaan," jelasnya.
Prasetyo menuturkan sejumlah manuver membuatnya tegang saat menyaksikan latihan, termasuk formasi helikopter jarak dekat.
"Tadi beberapa juga ada manuver yang sempat bikin deg-degan juga gitu ya. 3 heli yang saling berdekatan dan, Alhamdulillah ya ternyata kalau kita tidak kalah ya secara sumber daya manusia ya," ujar dia.
"Yang penting kita siap dengan peralatan-peralatan yang terbaik, tentu seluruh anak-anak Indonesia akan memberikan, karya terbaik untuk bangsa dan negaranya," sambung Prasetyo.
Advertisement
Koordinat Aksi Udara Disesuaikan untuk Podium Utama
Sejumlah catatan evaluasi diberikan agar jalur terbang tepat berada di area utama upacara. Salah satunya terkait titik koordinat manuver di atas podium tempat Presiden Prabowo Subianto dan para tamu undangan menyaksikan atraksi.
Prasetyo mengatakan koreksi dilakukan langsung di lapangan untuk memastikan akurasi posisi.
"Di mana nanti Bapak Presiden beserta dengan para tamu menyaksikan, nah itu salah satu yang, tadi juga langsung dikoreksi. Langsung kita bahas koordinatnya," pungkas Prasetyo.
