Soal Cawapres Ganjar, PDIP: Nasaruddin Umar Orang yang Santun, Dibutuhkan Negara

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tengah menggodok sosok Cawapres Ganjar Pranowo. Salah satu sosok tersebut ialah Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta Nasaruddin Umar.

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Soal Cawapres Ganjar, PDIP: Nasaruddin Umar Orang yang Santun, Dibutuhkan Negara
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. ©2018 Merdeka.com

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tengah menggodok sosok calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo. Salah satu sosok tersebut ialah Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta Nasaruddin Umar.

Wasekjen PDI Perjuangan Utut Adianto, mengatakan pertimbangan untuk menentukan cawapres Ganjar menunggu momen yang tepat. Dia menyebut, saat Megawati bertemu dengan PPP disebutkan untuk bersabar dalam menentukan cawapres.

"Kalau sosok cawapres kan ketika kita bertemu dengan PPP ibu bilang sabar kalau yang mau tentu banyak," kata Utut, saat ditemui di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5).

"Pertimbangannya itu kan nanti dilihat momen-momen yang mana paling pas untuk menemani Pak capres kita Pak Ganjar Pranowo," tambahnya.

Kendati demikian, dia mengaku Nasaruddin Umar merupakan sosok yang santun dan dibutuhkan bangsa Indonesia.

"Kalau Pak Nasaruddin orang yang santun, besar di Masjid Istiqlal, pemahaman agamanya ya tentu sangat dibutuhkan untuk negara seperti Indonesia," ungkapnya.

Dia pun kembali menegaskan, agar seluruh pihak bersabar terkait penentuan cawapres Ganjar. Sebab, saat ini masih tengah digodok oleh Megawati Soekarnoputri.

"Kalau sekarang nama-nama tentukan masih banyak yang harus digodok kan enggak ada yang plus semua ada di dia, atau minus semua ada di dia. Makanya ditimbang-timbang. Pas kita ketemu dengan PPP, 3 minggu itu ibu bilang mohon sabar," imbuh dia.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di PulseFeed

Rekomendasi