Bambang Brodjonegoro
-
Ekonomi •Erick Thohir Bongkar Alasan Angkat Bambang Brodjonegoro Jadi Komisaris Utama Telkom"Kepakaran, pengalaman dan kepemimpinan Prof Bambang di bidang ekonomi, perencanaan dan teknologi, menjadikannya sosok yang tepat untuk memandu dan memberi arah, dan pengawasan kepada Telkom sebagai penggerak digitalisasi Indonesia," kata Erick Thohir.
-
Ekonomi •Mengintip Kegiatan Bambang Brodjonegoro Usai Tak Lagi Jadi MenteriSelain kembali jadi akademisi, mantan Menteri PPN/Kepala Bappenas periode 2016-2019 ini juga akan menjalani kegiatan sebagai seorang penasihat dan konsultan di bidang yang digelutinya.
-
News •Bambang Brodjonegoro Ungkap Ada Pihak yang Ingin BRIN Dipisah dari KemenristekMenteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkap, sejak lama ada yang ingin memisahkan BRIN dari Kemenristek. Pernyataan itu menyusul keputusan pemerintah menggabungkan Kemenristek dengan Kemendikbud.
-
Ekonomi •Anggaran Riset dan Inovasi Indonesia Masih Didominasi PemerintahMenteri Riset dan Teknologi atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brojonegoro mengatakan, hingga saat ini anggaran riset dan inovasi dalam negeri didominasi oleh pemerintah melalui anggaran dengan persentase lebih dari 85 persen.
-
Ekonomi •Menristek Bambang: Riset dan Inovasi Penting Menunjang Perekonomian NegaraMenteri Riset dan Teknologi atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brojonegoro mengatakan, riset dan inovasi menjadi hal penting dalam menunjang perekonomian negara. Untuk itu, Kemenristekdikti memberikan berbagai dukungan agar semakin banyak riset dan inovasi yang dihasilkan Indonesia.
-
News •Menristek Dukung Tes Covid-19 Lewat Air Liur Inovasi Anak BangsaTes diagnostik COVID-19 dengan sampel air liur ini menggunakan metode RT LAMP (Reverse Transcription Loop Mediated Isothermal Amplification)
-
Ekonomi •Pemerintah Ingin Industri Gunakan GeNose untuk Deteksi Covid-19 di Pekerja PabrikBambang menilai, usulan tersebut sebagai salah satu cara pemerintah untuk menggenjot perekonomian di sektor manufaktur yang terdampak pandemi. Sektor bukan hanya terdampak dari sisi permintaan yang menurun tapi juga kapasitas produksi yang juga terganggu.
-
Ekonomi •Menristek: Kalau Ingin Ekonomi Stabil Kita Tak Boleh Bergantung ImporMenristek Bambang menuturkan, untuk negara Indonesia yang memiliki jumlah penduduk besar, maka ketergantungan impor menjadi suatu masalah yang mengganggu neraca perdagangan.
-
News •Menristek Sebut Banyak Pemilik Pabrik Butuh GeNoseHal ini harus disikapi serius, sebab pemenuhan GeNose untuk kebutuhan pabrik ini berkaitan dengan bagian dari upaya pemulihan ekonomi. Bambang meminta alat tersebut bisa segera diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan industri di Tanah Air.
-
News •Menristek Sebut Varian Baru B119 Belum Berdampak Kinerja Vaksin Covid-19Meskipun ditemukan varian baru, Menristek Bambang menuturkan pengembangan vaksin Covid-19 secara mandiri masih terus berjalan sesuai jadwal. Menurut dia, tentunya pengujian kinerja bibit vaksin terhadap varian baru tersebut tetap akan dilakukan.
-
News •Menristek Harap Harga Vaksin Merah Putih Bisa Dibanderol 5 Dolar ASMenteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan vaksin Merah Putih akan lebih murah dari vaksin impor.
-
News •Menristek Ungkap Alasan Indonesia Lama Produksi VaksinMenteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro membeberkan alasan Indonesia yang lambat dalam pembuatan vaksin Covid-19. Salah satu kendalanya yaitu tidak memiliki R&D (Research and Development/Riset) yang kuat seperti di China.
-
Ekonomi •Menteri Bambang Dorong Perbanyak Penggunaan GeNose untuk Pulihkan EkonomiMenteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro, mendorong sektor pariwisata menggunakan GeNose sebagai alat skrining bagi para pengunjung. Hal ini ditandai dengan penyerahan 100 unit GeNose C-19 kepada Accor Group.
-
Ekonomi •Pemulihan Pariwisata Imbas Pandemi Tak Bisa Cuma dengan DigitalisasiMenteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro, mendorong penggunaan alat skrining Covid-19 GeNose di sektor pariwisata. Hal ini dinilai penting karena sektor pariwisata membutuhkan kontak fisik yang lebih dominan dari sektor manapun.
-
News •Menristek Sebut Mutasi Virus Corona Berpengaruh pada Efikasi VaksinMenristek mengatakan dari pengujian beberapa vaksin Covid-19 terhadap beberapa varian virus SARS-CoV-2 baru, dapat disimpulkan bahwa mutasi virus yang ada menyebabkan terjadinya penurunan efikasi vaksin.
-
News •Menristek Harap GeNose Bisa Bantu Bangkitkan Sektor PariwisataBambang mengungkapkan, salah satu sektor yang paling terpukul karena adanya pandemi Covid-19 adalah sektor pariwisata, dengan kondisi ini upaya pemulihan ekonomi tentunya harus dimulai dengan penanganan pandemi Covid-19.
-
Ekonomi •Menristek Bambang: Tingkat Inovasi Indonesia Peringkat 85 di DuniaMenteri Ristek dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro mengakui, inovasi yang dilakukan Indonesia masih tertinggal, yakni berada di peringkat 85 di dunia. Oleh karenanya, Indonesia perlu melakukan reformasi secara besar-besaran.
-
Ekonomi •Menristek Bambang Sebut Covid-19 Jadi Krisis Ekonomi Terbesar yang Pernah AdaMenteri Ristek dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 terkontraksi karena disebabkan oleh pandemi Covid-19. Pertumbuhan ekonomi domestik tercatat minus 2,07 persen, menjadi terparah atau pertama kalinya kalinya sejak 1998.
-
Ekonomi •Inovasi Kunci Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045Perubahan paradigma ekonomi diperlukan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju berpendapatan tinggi pada 2045. Hal ini dapat terwujud dengan mengubah paradigma ekonomi dari yang berbasis Sumber Daya Alam (SDA) menjadi berbasis inovasi.
-
News •Menristek Sebut Sel Punca Berguna untuk Terapi Pasien Covid-19 Berat"Untuk mesenchymal stem cell yang dikembangkan Prof Ismail dari Universitas Indonesia saat ini statusnya sudah melakukan uji klinis dan diajukan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mendapatkan izin pemanfaatan," kata Bambang.
