BPOM
-
Khas •Kepala BPOM: Tidak Menutup Kemungkinan Sampel dari Produsen dan yang Diedarkan BedaBagaimana selama ini proses pengawasan yang dilakukan BPOM terhadap obat yang beredar di masyarakat. Apa saja prosedur yang dilakukan dalam pengujian mutu dan keamanan obat?
-
News •Kasus Gagal Ginjal Akut, BPOM Tak Bisa Lepas dari Tanggung JawabSebab, inilah tupoksi BPOM yang seharusnya dijalankan, jadi kalau secara nyata ditemukan ada penyimpangan dalam tugas dan fungsi BPOM.
-
News •BPOM Akui Tak Ada Aturan Batas Cemaran EG & DEG pada Farmakope IndonesiaKepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K. Lukito menegaskan, aturan mengenai batasan tentang etilon glokol (EG) dan detilon glikol (DEG) belum diatur dalam standar farmakope Indonesia dan Internasional. Oleh sebab itu, pihaknya tak memiliki dasar hukum untuk memeriksa hal tersebut.
-
News •Terbaru, Daftar 294 Obat Sirop Aman Digunakan Menurut BPOMRekomendasi daftar obat yang aman digunakan ini untuk mencegah bertambahnya kasus GGAPA (Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal) yang dipicu EG dan DEG melebihi ambang batas aman.
-
News •Respons Kepala BPOM Digugat ke PTUN: Kejaksaan Agung akan BantuBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) digugat oleh Komunitas Konsumen Indonesia. BPOM dianggap melakukan pembohongan publik karena berubah-rubah mengumumkan obat sirop tercemar Etilen Glikol dan Dietilen Glikol (EG-DEG).
-
News •6.001 Tautan Link Jual Obat Sirop Tercemar Etilen, BPOM Imbau Waspada Beli OnlinePadahal, BPOM sebelumnya sudah melarang obat sirop itu untuk dijual. Tetapi, masih dijual secara online sampai tersedia di 6.001 tautan link.
-
News •BPOM Umumkan Dua Industri Farmasi jadi Tersangka Kasus Obat SiropBPOM sebelumnya sudah melakukan penindakan terhadap lima industri farmasi. Dari lima industri farmasi itu, kini dua di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus obat sirop cemaran EG-DEG.
-
Khas •Menggugat Kinerja Pengawasan BPOMBPOM dianggap melempar tanggung jawab dalam kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA). Pengawasan yang dijalankan selama ini dinilai pasif.
-
Khas •Tak Lagi Percaya Obat SiropEko mengaku bingung selama anaknya sakit karena harus memastikan obat yang aman untuk Mika. Dia mempertanyakan kinerja BPOM, mengapa sampai ada obat-obatan mengandung bahan berbahaya yang lolos edar.
-
News •BPOM Didampingi Kejagung Hadapi Gugatan di PTUNJaksa Agung menyarankan agar legal drafting segera dikonsultasikan kepada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara sehingga proses bisa dipercepat dan kemungkinan akan dibuatkan peraturan perundang-undangan untuk mengantisipasi dan mengakomodasi permasalahan yang sedang berkembang di masyarakat.
-
News •BPOM Digugat ke PTUN, Dianggap Pembohongan Publik Soal Obat Sirop Tercemar EG dan DEGBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) digugat Komunitas Konsumen Indonesia. Gugatan itu dilayangkan ke PTUN Jakarta dengan nomor register perkara 400/G/TF/2022/PTUN.JKT pada Jumat (11/11).
-
News •Kejagung Terima 3 SPDP Kasus Gagal Ginjal Akut Anak, dari BPOM dan PolriMenurut Ketut, penyerahan tersebut dilakukan langsung pihak BPOM kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin lewat kunjungannya ke Kejagung siang ini.
-
News •Polisi Periksa Dua Pejabat BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal AkutPemeriksaan terhadap dua pejabat BPOM pada Jumat (11/11) kemarin terkait masalah pengawasan peredaran obat.
-
News •Ada Cemaran EG di Obat Sirop, Epidemiolog Nilai BPOM dan Kemenkes KecolonganEpidemiolog, Dicky Budiman mengungkapkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kemenkes kecolongan karena beredarnya obat sirop yang memiliki cemaran EG. Dia mengatakan, harus ada investigasi yang menyeluruh pada seluruh pihak.
-
News •Supplier Farmasi Palsukan Pelarut Obat Sirop, Pengawasan BPOM Dinilai LemahBudiawan mengungkapkan, EG berwujud cairan yang tidak berwarna, tidak berbau dan memiliki rasa manis. Jika disalahgunakan, EG yang merupakan zat kimia tentunya dapat membahayakan orang yang mengonsumsinya.
-
News •Diduga Lakukan Maladministrasi, BPOM Diadukan ke OmbudsmanMenurut Hermansyah, perusahaan farmasi hanya mengelola bahan baku yang sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Dia berkata, BPOM juga tidak mewajibkan perusahaan farmasi untuk menguji kandungan EG dan DEG yang penting bagi kesehatan anak-anak di bawah umur.
-
News •BPOM Sebut Dua Supplier Farmasi Palsukan Bahan Baku Pelarut Obat SiropPerusahaan pemasok tersebut adalah CV Samudra Chemical (SC) CV Anugrah Perdana Gemilang, dan CV Budiarta.
-
News •Dua Lagi Industri Farmasi Produksi Obat Sirop Tak Sesuai Standar, Ini DaftarnyaKedua perusahaan farmasi itu menggunakan Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang tidak memenuhi persyaratan karena melebihi ambang batas aman.
-
News •Cara Lindungi Kesehatan Anak Terlanjur Minum Obat Mengandung Etilen GlikolPakar mendesak pemerintah segera menelusuri anak-anak yang sudah mengonsumsi obat sirop mengandung EG dan DEG.
-
News •Usut Kasus Gagal Ginjal, Polisi Bakal Panggil Pejabat BPOMPipit mengaku sudah mengirimkan undangan klarifikasi itu ke BPOM. Kendati itu, dirinya belum menjelaskan lebih detail terkait materi pemeriksaan tersebut.
