Digitalisasi Pendidikan
-
News •Mendikdasmen Tegaskan Anggaran Tambahan Pendidikan Rp181 Triliun Bukan untuk Program Makan Bergizi GratisMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan bahwa pengajuan Anggaran Tambahan Pendidikan (ABT) sebesar Rp181 triliun ke DPR tidak dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melainkan untuk revitalisasi dan dig
-
News •Nadiem Makarim Optimis Bebas dari Jerat Kasus Korupsi ChromebookMantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan optimismenya untuk bebas dari dugaan korupsi pengadaan Chromebook, dengan saksi bersaksi tanpa intervensi darinya.
-
News •Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya Salurkan 50 Laptop, Optimalkan Digitalisasi Pendidikan di Sorong SelatanPemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menyalurkan 50 unit laptop kepada 10 sekolah di Kabupaten Sorong Selatan, mempercepat Digitalisasi Pendidikan di wilayah tersebut.
-
News •Polda Aceh dan STIK Salurkan 1,2 Juta PIN E-Learning, Perkuat Dukungan Pendidikan di Aceh Pasca BencanaPemerintah Aceh mengapresiasi Dukungan PIN E-Learning Aceh dari STIK Polri untuk 1,2 juta siswa terdampak bencana, memastikan pendidikan tetap berjalan. Bagaimana program ini membantu?
-
News •Papan Interaktif Digital Transformasi Pembelajaran Sains, Siswa Lebih Mudah Pahami Konsep AbstrakPapan Interaktif Digital (PID) merevolusi cara siswa memahami sains di kelas. Dengan visualisasi konkret, konsep abstrak seperti teori kinetik gas menjadi lebih mudah dicerna, membuat pembaca penasaran akan dampaknya.
-
News •Prabowo Tegaskan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kunci Sukses Bangsa di WEF 2026Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya **Pengembangan Sumber Daya Manusia** sebagai fondasi utama kemajuan bangsa saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026, menyoroti upaya pemerintah dalam pendidikan dan modernisasi.
-
News •Saksi Sebut Eks Stafsus Nadiem, Jurist Tan, sebagai 'The Real Menteri' dalam Kasus Korupsi ChromebookMantan Dirjen Kemendikbudristek mengungkapkan peran vital Jurist Tan, eks staf khusus Nadiem Makarim, yang disebut sebagai 'The Real Menteri' dalam kasus dugaan korupsi Chromebook yang merugikan negara triliunan rupiah.
-
News •Kemenag Perkuat Fasilitas Pendidikan dan Keagamaan di Maluku untuk SDM BerkualitasKementerian Agama (Kemenag) menyerahkan bantuan signifikan untuk memperkuat fasilitas pendidikan dan keagamaan di Maluku, menegaskan komitmen negara terhadap pembangunan sumber daya manusia dan kerukunan umat beragama.
-
News •Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 81 Sekolah di Sulawesi Tenggara, Tingkatkan Mutu PendidikanMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meresmikan program Revitalisasi Sekolah Sulawesi Tenggara senilai Rp122 miliar, mencakup 81 sekolah dan dua satuan pendidikan baru, demi pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.
-
News •Nadiem Makarim Tegaskan Tak Niat Perkaya Diri dalam Kasus Korupsi ChromebookMantan Mendikbudristek Nadiem Makarim membantah tuduhan memperkaya diri dalam kasus dugaan korupsi Chromebook, menegaskan komitmennya untuk Indonesia.
-
News •PH Nadiem Makarim Ajukan Permohonan Tahanan Kota, Ungkap Alasan Kesehatan dan KeluargaPenasihat hukum Nadiem Makarim mengajukan permohonan status tahanan kota, dengan alasan kemanusiaan dan hukum, dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara Rp2,18 triliun.
-
News •Sumatra Utara Terima Rp852 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Tekankan Pemanfaatan OptimalSumatra Utara menerima Rp852 miliar untuk Revitalisasi Sekolah di 897 lembaga pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti berharap bantuan ini dimanfaatkan optimal demi mutu pendidikan.
-
News •Pemerintah Perkuat Digitalisasi Pendidikan, Tambah Papan Interaktif Sekolah untuk Setiap LembagaMenteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengumumkan rencana penambahan Papan Interaktif Sekolah di setiap lembaga guna memperkuat digitalisasi pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
-
News •Pendidikan Indonesia 2026: Komisi X DPR RI Dorong Peningkatan Kualitas dan Pemerataan MutuKetua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan bahwa Pendidikan Indonesia 2026 harus fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi guru, serta pemerataan mutu di seluruh wilayah, termasuk daerah 3T.
-
News •Mengukuhkan Kemandirian Finansial Lembaga Pendidikan Islam: Kunci Adaptasi dan Peningkatan KualitasLembaga pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan pendanaan yang signifikan; mengukuhkan kemandirian finansial adalah kunci untuk meningkatkan kualitas, beradaptasi dengan zaman, dan memastikan keberlangsungan misi pendidikan.
-
News •Penasihat Hukum Tegaskan Uang Rp809,59 Miliar Tak Terkait Nadiem Makarim dan Kebijakan KemendikbudristekPenasihat hukum Nadiem Makarim membantah keras tudingan penerimaan uang Rp809,59 miliar dan keterlibatan dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook, menjelaskan transaksi sebagai murni korporasi internal.
-
News •Gubernur Malut Siapkan Rp92 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah Maluku Utara, Dorong Kualitas PendidikanGubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengalokasikan Rp92,035 miliar untuk Revitalisasi Sekolah Maluku Utara jenjang SMA, SMK, dan SLB, menandai investasi besar bagi masa depan pendidikan di wilayah tersebut.
-
Ekonomi •PLN Salurkan Listrik Tenaga Surya ke Empat Sekolah Terpencil Bima, Dukung Digitalisasi PendidikanPT PLN (Persero) UIW NTB berhasil menyalurkan listrik melalui program Supersun ke empat sekolah terpencil di Kabupaten Bima, membuka akses energi bersih dan mendukung digitalisasi pembelajaran.
-
News •Pemkab Natuna Tingkatkan Pengembangan Kognitif Anak Melalui APE dan Smart TV: Wujudkan Generasi EmasPemkab Natuna serius dalam Pengembangan Kognitif Anak Natuna dengan menyalurkan Alat Permainan Edukatif (APE) dan Smart TV ke sekolah, bertujuan membentuk generasi emas.
-
Ekonomi •PLN Listriki 413 Sekolah di Papua, Dorong Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PapuaPT PLN (Persero) telah melistriki 413 sekolah di Tanah Papua, mempercepat Digitalisasi Pembelajaran Papua dan membuka akses teknologi bagi ribuan siswa. Bagaimana dampaknya terhadap pendidikan di wilayah tersebut?
